AS Batasi Penerbangan Maskapai Iran, Irak Lobi Washington
Salah satu maskapai Iran, Mahan Air.--
BAGHDAD, SUMEKS.CO - Sanksi Amerika Serikat (AS) yang membatasi penerbangan maskapai Iran, mulai dirasakan negara tetangga. Salah satunya Irak. Karena itu, Irak berinisiatif jadi penengah agar penerbangan Iran bisa masuk di beberapa bandara.
Empat bandara Irak menangguhkan semua penerbangan ke dan dari Iran pada hari Jumat lalu, beberapa hari setelah Washington mengumumkan sanksi penerbangan baru terhadap perusahaan global mana pun yang berbisnis dengan maskapai penerbangan Iran.
Irak melakukan pembicaraan langsung dengan Washington untuk mendapatkan pengecualian bagi beberapa bandara di wilayah tersebut, seperti dikutip dari Al-Jazeera.
BACA JUGA:Iran Ingatkan AS, Perang Bisa Meluas ke Samudera Hindia Jika Diserang
BACA JUGA:Iran Isyaratkan Buka Selat Hormuz, ini Syaratnya
Kantor Perdana Menteri Irak mengatakan pada hari Sabtu (27/9/2026) bahwa pengecualian penerbangan Iran di Baghdad akan memungkinkan penerbangan yang berkaitan dengan perawatan medis, pendidikan, kunjungan keagamaan, dan kepentingan warga sipil.
Pernyataan dari kantor media Perdana Menteri Ali al-Zaidi menambahkan bahwa Baghdad sedang berupaya untuk meredakan ketegangan regional. Selain itu, Irak juga memperingatkan bahwa berlanjutnya krisis semakin memperumit situasi.
Pernyataan itu menyerukan kepada semua pihak untuk melakukan dialog dan negosiasi untuk mengakhiri krisis dan konflik saat ini demi kepentingan negara dan rakyat di kawasan tersebut.
BACA JUGA:Perang Melawan Iran, AS Habiskan Setengah Kuadriliun
BACA JUGA:Iran Percepat Pembangunan Fasilitas Nuklir di Bawah Gunung, Kedalamannya Mencengangkan
Dengan penerbangan Iran dihentikan di bandara-bandara di Baghdad, Najaf, Erbil, dan Sulaimaniyah, penumpang kini terpaksa melakukan perjalanan darat setidaknya selama 12 jam.
Irak dan Iran bertetangga, menjadi negara dengan mayoritas Syiah, membuat perjalanan peziarah muslim Syiah terganggu. Penerbangan ke dan dari Najaf membawa peziarah ke kota-kota suci Iran, sebaliknya warga Iran terbang untuk mengunjungi situs-situs suci di Irak.
Pada hari Sabtu, sejumlah besar demonstran berkumpul di jalan-jalan Baghdad untuk menentang penangguhan penerbangan. Puluhan ulama dan mahasiswa dari Hawza Najaf, seminari Syiah tertua dan paling berpengaruh di dunia, mengadakan aksi damai pada Sabtu malam untuk menentang penangguhan penerbangan Iran ke Irak, seperti yang dilaporkan oleh Shafaq News.
BACA JUGA:AL Diserang, Militer AS Serang Kapal Tanker Iran di Selat Hormuz
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
