Sat Intelkam Polres OKI Selesaikan Permasalahan Komunikasi Persuasif
Penggalangan kelompok dilakukan Sat Intelkam Unit Politik Polres OKI. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--
Sat Intelkam Polres OKI Selesaikan Permasalahan Komunikasi Persuasif
KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Satuan Intelkam Polres OKI melalui Unit Politik melaksanakan kegiatan penggalangan kelompok selama sepekan atau 7 hari.
Kegiatan Sat Intelkam Unit Politik, dipimpin Aiptu Rudi Kartono SH, dimulai 3 Agustus hingga 9 Agustus 2026 lalu.
Dimana Sat Intelkam Unit Politik ini penggalangan kelompok secara persuasif terhadap Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan (Sumsel) dan pihak-pihak terkait guna mendorong penyelesaian permasalahan melalui komunikasi/dialog atau audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Termasuk, maupun pihak penyelenggara kegiatan, sehingga apabila memungkinkan rencana penyampaian aspirasi di lapangan dapat dialihkan menjadi kegiatan audiensi yang tetap memberikan ruang bagi penyampaian aspirasi secara tertib.
BACA JUGA:Perkuat Sinergi Keselamatan Jalan, Polres OKI Gelar Apel HUT Lalu Lintas ke 71
Dikatakan Aiptu Rudi Kartono, dengan adanya penggalangan kelompok ini sehingga diharapkan Dewan Pimpinan Jaringan Anti Korupsi Sumatera Selatan dan pihak terkait dapat menerima serta mempertimbangkan penyelesaian permasalahan.
Yakni melalui komunikasi dan dialog secara langsung dengan Pemerintah Kabupaten OKI maupun pihak penyelenggara kegiatan.
"Jadi melalui pendekatan penggalangan kelompok komunikasi persuasif, diharapkan rencana penyampaian aspirasi dapat diarahkan melalui forum audiensi yang tertib dan kondusif," jelasnya.
Lanjutnya, maka dengan begitu aspirasi tetap dapat disampaikan secara terbuka tanpa menimbulkan potensi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten OKI.
BACA JUGA:Polres OKI Temukan Warga Bakar Lahan untuk Tanam Padi Terancam 3 Tahun Penjara
BACA JUGA:Polres OKI Dalami Motif Peristiwa Pembunuhan ASN OKI, Sempat Cekcok
Adapun penggalangan kelompok yang dilakukan unit politik dalam konteks keamana dalam negeri. Sehingga kegiatan preemtif terencana untuk mempengaruhi, mengarahkan atau mengubah sikap, pandangan dan perilaku kelompok politik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
