Operational Boiler Pabrik Sawit PT APS Terluka Bakar 45 Persen, Kini Dirawat di RSUD HM Rabain
PENGECEKAN: Anggota kepolisian melakukan pengecekan lokasi kejadian kecelakaan kerja di PT APS.--
MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Satu orang pekerja pabrik kelapa sawit PT Agronusa Prima Sawita (APS) di Dusun VII Desa Penanggiran, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, mengalami kecelakaan kerja.
Peristwa yang dialami Operational Boiler, Apri (38), warga Dusun II Desa Talang Nangka, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim, mengalami kecelakaan kerja sehingga memperoleh luka bakar 45 persen di sekujur tubuhnya, Senin 21 September 2026, pukul 08.00 WIB.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasat Reskrim AKP AKP Muhamad Andrian, membenarkan kejadian kecelakaan kerja di lingkungan PT APS.
"Hari ini anggota Pidsus turun ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan," ujar Andrian didampingi Kasi Humas AKP RTM Situmorang, Selasa 22 September 2026.
Dijelaskannya, sebelum kejadian terjadi penyumbatan debu pada air lock di dalam area mesin Boiler (Boilermech Sdn BHD).
Korban selaku operator berupaya mengatasi penyumbatan tersebut dengan cara mengetuk manhole agar debu dapat keluar.
Namun, posisi korban saat itu berdiri tepat berhadapan langsung dengan manhole. Ketika debu-debu tersebut jatuh/turun, seketika terjadi semburan debu panas dari dalam air lock yang langsung mengenai wajah dan tubuh korban.
Akibat kejadian tersebut, kata dia, korbn mengalami luka bakar hingga 45 persen dan segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Gunung Megang untuk mendapatkan pertolongan pertama dan dirujuk ke RSUD HM Rabain Muara Enim untuk penanganan medis lebih lanjut.
BACA JUGA:Beri Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan untuk 3.600 Pekerja Rentan, Pemanfaatan DBH Sawit Ogan Ilir
Selain itu, lanjutnya, mesin boiler tersebut masih dalam tahap uji coba dibawah perusahaan Boilermech SDN BHD dimulai dari tanggal 12 September 2026 dan akan terus berlangsung sampai satu bulan kedepan.
"Anggota pidsus melakukan pengecekan lokasi kejadian untuk mengumpulkan data saksi-saksi dan mengecek kondisi korban di RSUD HM Rabain Muara Enim," pungkasnya.(ozi)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
