Banner Pemprov

Longsor di Desa Ulak Bandung Parah, Dinas PUPR-BPBD Turunkan Excavator

Longsor di Desa Ulak Bandung Parah, Dinas PUPR-BPBD Turunkan Excavator

TINJAU : Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun langsung meninjau lokasi longsor.--

MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Pemerintah Kabupaten MUARA ENIM bergerak cepat menindaklanjuti tanah longsor yang terjadi di tepian Sungai Lematang, Desa Ulak Bandung, Kecamatan Ujan Mas.

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun langsung meninjau lokasi.

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut hasil rapat yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Muara Enim, Drs H Rusdi Hairullah MSi.

BACA JUGA:Siklon Tropis Banjir dan Tanah Longsor Sebabkan 15 Warga Filipina Tewas

BACA JUGA:Warga Terharu, Polda Sumsel Bangun 11 Rumah Korban Longsor dan Banjir di OKU Selatan

Selain melihat kondisi longsor, tim juga memetakan aksesibilitas alat berat jenis Excavator PC 200 yang akan dikerahkan untuk melakukan normalisasi alur Sungai Lematang.

Langkah tersebut diperlukan lantaran aliran Sungai Lematang dinilai terus mengikis dinding tanah di tepian sungai yang berada dekat dengan permukiman warga Desa Ulak Bandung.

Kepala UPTD Alat Berat dan Pengujian Bahan Mutu Dinas PUPR Muara Enim, Muhammad Yusuf ST., bersama Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Muara Enim, Mashuri SE, menyampaikan bahwa longsor dipicu oleh pengikisan lapisan tanah akibat arus Sungai Lematang.

BACA JUGA:BPBD Muara Enim Koordinasi Penanganan Longsor di Semende, Waspada Potensi Bencana Susulan

BACA JUGA:Akses Jalan Putus Akibat Longsor, Warga Bikin Jembatan Darurat dari Bambu, Polisi Sampaikan Imbauan

"Kondisi tersebut diperparah dengan adanya batuan sedimen keras berupa campuran kapur dan tanah liat atau napal yang muncul di tengah aliran sungai ketika debit air mulai menyusut selama musim kemarau," ujar Yusuf, Rabu 16 September 2026.

Kemunculan material tersebut membuat aliran air berubah dan menghantam secara langsung bagian tepian sungai yang berada dekat dengan permukiman warga.

"Untuk itu, dalam waktu dekat sebagai langkah awal Pemkab Muara Enim akan menurunkan Excavator PC 200 untuk melakukan normalisasi Sungai Lematang," jelasnya.

BACA JUGA:BPBD Muara Enim Koordinasi Penanganan Longsor di Semende, Waspada Potensi Bencana Susulan 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: