Banner Pemprov

Pencegahan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Karhutla Materi Seskoad Penyuluhan di Kodim 0402/OKI

Pencegahan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Karhutla Materi Seskoad Penyuluhan di Kodim 0402/OKI

Kegiatan penyuluhan karhutla KKL Wilhan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, di Aula Darmawangsa Kodim 0402/OKI. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--

Pencegahan dan Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Karhutla Materi Seskoad Penyuluhan di Kodim 0402/OKI

KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Penyuluhan karhutla KKL Wilhan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad menyampaikan, menitikberatkan pentingnya langkah pencegahan, kesiapsiagaan, koordinasi, serta sinergi seluruh komponen dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). 

Yakni khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan.

Hal ini disampaikan, Pasis Seskoad Mayor Czi M Reza Fachlevi bertindak sebagai pemateri penyuluhan. Bertempat di Aula Darmawangsa Kodim 0402/OKI-OI, Jumat 4 September 2026.

Dimana upaya pencegahan dan penanganan karhutla terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor. Yakni dengan diadakannya kegiatan penyuluhan karhutla KKL Wilhan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad hari ini. 

BACA JUGA:Cegah Karhutla, Polsek Gelumbang Muara Enim Edukasi Warga hingga Salurkan Bansos

BACA JUGA:MUI Serukan Umat Muslim Gelar Salat Istisqa Atasi Karhutla

"Kegiatan penyuluhan hari ini menjadi bagian penting dari pelaksanaan KKL Wilhan Pasis Dikreg LXVIII Seskoad, juga sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman dan koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait, serta stakeholder lainnya dalam menghadapi persoalan Karhutla secara terpadu," paparnya dihadapi peserta yang hadir. 

Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr Agustinus Purboyo, SIP MTr (Han) dalam arahannya menekankan bahwa penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan keterlibatan dan komitmen seluruh elemen.

“Karhutla merupakan persoalan bersama yang membutuhkan sinergi dan kesadaran seluruh komponen," ujar Komandan Seskoad.

"Pencegahan harus menjadi prioritas utama, karena ketika kebakaran sudah terjadi, dampaknya tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kehidupan masyarakat dan aktivitas perekonomian," tambahnya. 

BACA JUGA:Peduli Bencana Kabut Asap Dampak dari Karhutla, Kejari Ogan Ilir Bagikan Masker kepada Pengendara di Jalan

BACA JUGA:Tim Mabes TNI : Penanggulangan Karhutla Perkuat Pencegahan dan Edukasi ke Masyarakat

Menurutnya, koordinasi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menekan potensi terjadinya Karhutla.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait