Banner Pemprov

Feri Terbalik di Lepas Pantai Siprus, 10 Penumpang Tewas-20 Hilang

Feri Terbalik di Lepas Pantai Siprus, 10 Penumpang Tewas-20 Hilang

Ilustrasi.--

ISTANBUL, SUMEKS.CO - Kecelakaan laut terjadi di lepas pantai Siprus. Sebuah kapal feri mengalami kecelakaan yang  menewaskan 10 orang. Sedangkan 18 orang lainnya masih dinyatakan hilang akibat insiden kapal terbalik tersebut.

Dilansir AFP, Jumat (4/9/2026), Feri FiloJet mengangkut 267 orang ketika terbalik tak lama setelah bertolak dari Pelabuhan Kyrenia di pesisir utara pulau yang terpecah itu pada hari Ahad lalu.

Tim penyelamat berhasil menyelamatkan 239 orang, namun delapan orang lainnya-yang semuanya warga Turki-tewas, dan 20 orang lainnya belum ditemukan, meskipun satu korban tambahan telah ditemukan pada Rabu kemarin.

Satu jenazah lagi ditemukan pada hari Kamis, demikian disampaikan Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz dalam kunjungan belasungkawa ke Republik Turki Siprus Utara (TRNC), wilayah yang hanya diakui oleh Ankara.

BACA JUGA:Indonesia Segera Punya Kapal Induk, Giuseppe Garibaldi Berlayar dari Italia Menuju Tanah Air

BACA JUGA:Kapal Induk USS George Washington Gantikan Tugas Abraham Lincoln di Perairan Timur Tengah

"Satu jenazah lagi telah ditemukan dan diangkat ke permukaan... Jumlah korban tewas kini bertambah menjadi 10 orang," kata Yilmaz dalam konferensi pers.

Perdana Menteri TRNC, Unal Ustel, menyatakan keyakinan mereka bahwa seluruh korban hilang telah ikut tenggelam bersama kapal yang kini berada di kedalaman 514 meter (1.686 kaki) tersebut.

Yilmaz mengatakan kemungkinan besar akan ada lebih banyak jenazah yang ditemukan dalam beberapa hari mendatang.

Sejak Rabu pagi, dua kapal khusus Angkatan Laut Turki yang dilengkapi dengan drone bawah air telah bekerja sepanjang waktu untuk mencari sisa korban lainnya.

BACA JUGA:Bentrokan di Kapal Induk USS Abraham Lincoln, 7 Tentara AL AS Tewas

BACA JUGA:Militer AS Tembakkan Rudal ke Kapal Kargo di Selat Hormuz

Sebelum penemuan jenazah terbaru ini, pihak berwenang menyatakan bahwa delapan korban tewas semuanya adalah warga negara Turki, begitu pula dengan 18 dari 20 orang yang hilang, sementara dua orang sisanya berasal dari Siprus utara.

Mereka tidak merinci kewarganegaraan dari dua jenazah yang ditemukan dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: