Banner Pemprov

Amat dan Harapan yang Tumbuh dari Kandang Ayam Samping Rumah

Amat dan Harapan yang Tumbuh dari Kandang Ayam Samping Rumah

program budidaya ayam petelur di Desa Sirah Pulau -foto:dok-

LAHAT, SUMEKS.CO - Ada kesibukan baru di rumah Amat Surman yang terletak di Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Pagi, sore dan malam hari waktu Amat kini digunakan untuk memperhatikan pakan dan minum ayam-ayam yang dipelihara di kandang samping rumahnya. Ia juga rutin membersihkan kandang ayamnya selama dua hari sekali.

Kegiatan produktif yang dijalani Amat itu pun kini mulai menunjukkan hasil positif. Ayam yang dirawatnya kini mulai bertelur.

Harapannya mendapatkan tambahan penghasilan untuk keluarganya mulai terbuka. Pasalnya, selama ini ia mengaku tidak memiliki pekerjaan tetap.

BACA JUGA:HUT Kemerdekaan RI ke-81, PTBA Bagikan 268 Paket Sembako untuk LVRI di Sumsel dan Lampung

BACA JUGA:Tegaskan Transformasi Keselamatan, PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026

“Sebelum merawat ayam-ayam ini bisa dibilang saya menganggur, karena tidak ada pekerjaan tetap, jadi untuk kebutuhan sehari-hari ya masih bergantung pada anak saya,” jelasnya.

Diakui Amat, kehadiran ayam-ayam itu pun mengingatkan dirinya pada kebiasaan masa kecilnya. Sejak sekolah dasar, ia sudah akrab dengan aktivitas memelihara ayam, bebek, dan kambing.

Bedanya, kali ini ia memiliki kesempatan untuk mengembangkan pengalaman tersebut menjadi kegiatan yang berpotensi menghasilkan.

Amat, pria 72 tahun yang menjadi salah satu penerima manfaat Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Bukit Asam (Persero) Tbk atau PTBA. Program ayam petelur rumahan di Sirah Pulau ini merupakan upaya Perseroan untuk mendorong ketahanan pangan sekaligus penguatan ekonomi rumah tangga masyarakat.

BACA JUGA:PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Bencana

BACA JUGA:PTBA Perkuat Transformasi dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDERP SAP

Pada tahap awal, masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan 12 ekor ayam, 1 karung pakan dan kandang baru yang disiapkan di dekat rumah masing-masing.

Ayam dipilih dalam kondisi siap bertelur agar masyarakat dapat lebih cepat merasakan hasil program. Semula, ayam diperkirakan mulai bertelur sekitar hari ke-24.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: