Karhutla Capai 60 Hektare, Suplai 9.000 Liter Air Dikerahkan
KARHUTLA : Tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman karhutla di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim, agar tidak meluas.--
MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Suka Maju, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten MUARA ENIM, masih dalam proses penanganan.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim hingga Jumat 28 Agustus 2026, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 60 hektare.
Untuk pemadaman api tersebut, tim gabungan menyuplai 9.000 liter air.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim H Abdurrozieq Putra, mengatakan personel gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman di lokasi guna mengendalikan api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke area lainnya.
BACA JUGA:Tim Mabes TNI Turun Langsung ke Masyarakat OKI Penyuluhan Karhutla agar Efektif
"Untuk mendukung proses pemadaman, suplai air sebanyak 9.000 liter dikerahkan ke lokasi. Air tersebut berasal dari dua mobil tangki, yakni mobil tangki BPBD dengan kapasitas 5.000 liter dan mobil tangki Damkar Sungai Rotan berkapasitas 4.000 liter," ujar Rozieq, Minggu 30 Agustus 2026.
Lebih lanjut, Rozieq mengatakan, personel gabungan terus berupaya melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi guna mencegah api meluas.
Dalam operasi tersebut, BPBD Pos Kecamatan Gelumbang dan BPBD Pos Kecamatan Sungai Rotan turut terlibat bersama Damkar Sungai Rotan.
Penanganan juga diperkuat Babinsa Koramil 404-01, Polsek Sungai Rotan, Camat Sungai Rotan, Kepala Desa Suka Maju, serta masyarakat setempat.
BACA JUGA:Karhutla 6 Hektar di Desa Batun Baru Jejawi OKI Berhasil Dipadamkan Babinsa dan Tim Gabungan
BACA JUGA:Mohon Hujan dan Perlindungan dari Bahaya Karhutla, Polres Ogan Ilir Gelar Salat Istisqa
"Sinergi seluruh unsur di lapangan diperlukan untuk mempercepat penanganan karhutla, terlebih luas lahan yang terdampak cukup signifikan," katanya.
Selain melakukan pemadaman, petugas terus berupaya mencegah api menjalar ke wilayah lain. "Suplai air secara berkelanjutan menjadi salah satu dukungan penting dalam operasi pemadaman di lokasi," bebernya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


