Innalilahi, Kecelakaan Maut Kereta Api vs Minibus di Prabumulih, 4 Orang Tewas dan 1 Luka Berat
Tragedi Pelintasan KA Tanpa Palang di Prabumulih, 4 Penumpang Minibus Tewas--
PRABUMULIH,sumeks.co- Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiiun. Kecelakaan maut melibatkan kereta api penumpang dan sebuah minibus terjadi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Kamis (27/8/2026) sore.
Insiden tersebut berlangsung di pelintasan kereta api tanpa palang pintu kawasan Jalan Pakjo, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, sekitar pukul 15.15 WIB.
Kereta api penumpang S 10 Bukit Selero rute Lubuk Linggau–Palembang bertabrakan dengan minibus Isuzu Panther bernomor polisi BG 1348 DF.
Benturan keras membuat minibus terpental sekitar 15 meter dari titik terjadinya tabrakan.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang penumpang minibus meninggal dunia. Satu penumpang lainnya mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan intensif.
Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto, S.I.K., M.H., M.Tr.Mil., menjelaskan kecelakaan bermula ketika minibus bergerak dari arah Gunung Ibul Barat menuju Kelurahan Sukajadi.
Saat sampai di pelintasan rel, kendaraan tersebut diduga tidak mengantisipasi keberadaan kereta api yang sedang melintas.
BACA JUGA:Kereta Api Jadi Moda Transportasi Terfavorit, 765 Wisman Berwisata di Sumbagsel Semester I 2026
Tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
Kerasnya benturan menyebabkan minibus terpental cukup jauh dari lokasi awal kejadian.
Begitu mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Polres Prabumulih langsung menuju lokasi.
Petugas kemudian melakukan pengamanan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi korban, mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi, serta melakukan penanganan awal agar situasi di sekitar lokasi tetap aman dan terkendali.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


