Banner Pemprov

Rumah Rasulullah SAW Sangat Kecil dan Sederhana, ini Ukuran-Spesifikasinya

Rumah Rasulullah SAW Sangat Kecil dan Sederhana, ini Ukuran-Spesifikasinya

Ilustrasi.--

SUMEKS.CO - Hidup sederhana selalu ditunjukkan Rasulullah SAW. Selain pakaian yang  sederhana dan berjumlah sedikit, juga rumah Nabi Muhammad SAW jauh dari kesan besar dan mewah. Rumah Rasulullah SAW jauh dari kata mewah.

Dilansir dari detikHikmah yang mengutip buku 'The 10 Habits of Rasulullah' oleh Rizem Aizid dan buku 'Uswah Rasulullah Perspektif Al-Qur'an dan Sunnah' karya Abdul Syukur, rumah Rasulullah SAW digambarkan sebagai hunian yang sangat sederhana.

Bentuk dan spesifikasi rumah Nabi Muhammad SAW

Dinding rumah Nabi Muhammad SAW terbuat dari bata. Sementara atapnya terbuat dari daun kurma yang dikeringkan, lalu bentuknya jatuh ke satu sisi.

BACA JUGA:Paman Dibunuh Diperlakukan tak Manusiawi, Rasulullah Memaafkan Namun tak Mau Melihat Wajah Wahsyi

BACA JUGA:Wabup Ogan Ilir Hadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Refleksi Momentum Hijrah Rasulullah SAW

Bagian dalam rumah Rasulullah SAW tidak terlalu luas. Isinya hanya satu ruangan untuk kegiatan sehari-hari sekaligus kamar tidur.

Berdasarkan situs Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKJ), luas rumah tersebut sekitar 3,5 meter x 5 meter.

Kemudian, pintu rumah menggunakan kayu jinten saru (Juniperus Communis). Pintu ini menghadap langsung ke Raudhah di dalam Masjid Nabawi, Madinah.

Selain itu, Rasulullah SAW tidak menghias interior rumah pakai barang mewah. Bahkan tak ada tirai pembatas ruangan dan tak banyak hiasan dinding.

BACA JUGA:Doa Akhir Ramadan Rasulullah SAW, Amalan Penting Menjelang Idul Fitri 2026

BACA JUGA:INI Doa Mustajab di Penghujung Ramadhan yang Dianjurkan Rasulullah, Amalan Menjelang Idul Fitri

Aisyah RA pernah menyebutkan Rasulullah SAW tidak suka menggunakan hiasan dinding. Menurut nabi terakhir tersebut, hiasan membuat seseorang cinta dunia.

"Suatu saat, Rasulullah SAW berangkat perang. Lalu aku menggantungkan sebuah permadani. Ketika Rasulullah SAW datang dan melihat permadani tersebut, aku melihat pandangan tidak suka pada wajahnya. Kemudian, beliau mencopot permadani itu seraya berkata, 'Sesungguhnya, Allah SWT tidak memerintahkan kita untuk menghiasi ruangan dan tanah ini'."

Di samping itu, Rasulullah SAW terbiasa tidur beralaskan tikar. Aisyah RA meriwayatkan gambaran tempat tidur yang digunakan oleh Rasulullah SAW, dilansir dari buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas V Sekolah Dasar karya Soleh Baedowi dan Hairil Muhammad Anwar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: