Kabut Asap Karhutla Makin Parah, PKS Desak Belajar Online di Palembang
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Palembang, Mgs H Syaiful Padli ST MM. Foto: dokumen/sumeks.co--
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Kondisi udara Kota PALEMBANG yang semakin terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendapat perhatian dari DPRD Kota PALEMBANG.
Ketua Fraksi PKS DPRD Palembang, Mgs Syaiful Padli, meminta pemerintah mengambil langkah cepat untuk melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, dari dampak buruk kualitas udara.
Menurut Syaiful Padli, kebijakan pemerintah harus difokuskan pada dua hal utama, yakni mengurangi paparan asap terhadap masyarakat dalam jangka pendek serta memperkuat upaya pencegahan karhutla dalam jangka panjang.
"Ketika kualitas udara sudah masuk kategori tidak sehat, pemerintah harus lebih cepat mengambil langkah perlindungan terhadap warga," ujar Syaiful, Minggu (23/8/2026).
BACA JUGA:Wali Kota Palembang Ratu Dewa akan Bagikan 10.000-an Masker ke Warga Mulai Besok Pagi
BACA JUGA:Syaiful Padli Ultimatum Sekolah soal Kasus Perundungan: Keluarkan demi Efek Jera
Politisi PKS Palembang itu mendorong agar pemerintah menyiapkan berbagai langkah antisipasi.
Seperti menetapkan status darurat lebih cepat apabila indeks kualitas udara terus memburuk, menyediakan masker bagi masyarakat.
Serta memastikan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan rumah sakit memiliki ketersediaan obat-obatan untuk penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan oksigen.
Selain itu, Syaiful juga meminta adanya protokol khusus bagi sektor pendidikan apabila kondisi udara semakin membahayakan. Salah
satunya dengan menerapkan pembelajaran daring bagi siswa apabila indeks kualitas udara melewati ambang batas aman.
BACA JUGA:Syaiful Padli: JPRMI Kota Palembang Harus Jadi MOtor Kebangkitan Pemuda Mesjid
BACA JUGA:Mendadak Naikkan Pertamax Tengah Malam, Syaiful Padli Kritik Keras
"Kalau udara semakin menuju kategori tidak sehat, Dinas Pendidikan Kota Palembang harus membuat kebijakan belajar daring agar anak-anak tidak terpapar asap secara langsung," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


