Banner Pemprov

Kanwil Kemenkum Babel Hadapi Evaluasi WBBM Kementerian PANRB, Integritas dan Layanan Publik Diuji

Kanwil Kemenkum Babel Hadapi Evaluasi WBBM Kementerian PANRB, Integritas dan Layanan Publik Diuji

Selangkah Menuju WBBM, Kanwil Kemenkum Babel Hadapi Evaluasi Ketat Kementerian PANRB--

PANGKALPINANG, sumeks.co- Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung menjalani Desk Evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),  bersama Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Balai Pengayoman Kanwil Kemenkum Babel, Kamis (20/8/2026).

Evaluasi tersebut menjadi tahapan penting untuk menilai konsistensi Kanwil Kemenkum Babel dalam menjalankan reformasi birokrasi sekaligus memastikan peningkatan kualitas pelayanan dan berbagai inovasi yang dikembangkan memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.

Kepala Kanwil Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung Johan Manurung menyambut proses penilaian tersebut dengan menegaskan kesiapan seluruh jajaran untuk mengikuti setiap tahapan evaluasi secara terbuka, objektif, dan transparan.

Dalam proses penilaian, TPN Kementerian PANRB mendalami berbagai aspek pembangunan Zona Integritas dengan tidak hanya memeriksa kelengkapan administrasi, tetapi juga menilai implementasi program, kesinambungan inovasi, dan dampaknya bagi pengguna layanan.

BACA JUGA:Setetes Darah untuk Sesama, Kemenkum Babel Kumpulkan 27 Kantong Darah di Hari Pengayoman ke-81

BACA JUGA:Perkuat Posbankum Desa Petaling Banjar, Kemenkum Babel Perluas Akses Keadilan hingga Tingkat Desa

Johan Manurung bersama jajaran memaparkan sejumlah capaian pembangunan Zona Integritas yang telah dilaksanakan, termasuk pembenahan tata kelola organisasi, peningkatan mutu layanan hukum, serta pengembangan inovasi yang mengutamakan kemudahan, kecepatan, dan kepastian pelayanan.

Tim penilai kemudian melakukan pendalaman melalui sesi tanya jawab bersama Kakanwil, para Kepala Divisi, dan Tim Kerja Zona Integritas untuk mengetahui efektivitas program perubahan, sistem pengawasan, keberlanjutan inovasi, serta hubungan antara capaian kinerja dan manfaat yang diterima masyarakat.

TPN turut melakukan verifikasi terhadap data pendukung dan bukti penerapan program sekaligus menyampaikan sejumlah masukan agar inovasi yang dikembangkan semakin memiliki keterkaitan kuat dengan capaian kinerja dan dampak pelayanan.

Dalam evaluasi tersebut, Tim Penilai Nasional juga memberikan apresiasi terhadap komitmen pimpinan dan jajaran Kanwil Kemenkum Babel dalam mempertahankan konsistensi pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.

Johan Manurung mengatakan evaluasi dari TPN menjadi kesempatan bagi jajarannya untuk mengukur berbagai capaian sekaligus memperbaiki aspek pelayanan yang masih membutuhkan penguatan.

“Predikat WBBM bukan semata-mata tujuan administratif, tetapi merupakan wujud komitmen kami untuk membangun birokrasi yang berintegritas, profesional, transparan, serta mampu menghadirkan pelayanan hukum yang semakin mudah dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Johan.

Ia menambahkan berbagai saran yang disampaikan Tim Penilai Nasional akan dijadikan bahan evaluasi untuk menyempurnakan pelayanan sekaligus menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel.

Menurut Johan, pembangunan Zona Integritas harus tumbuh menjadi budaya kerja seluruh pegawai sehingga upaya meningkatkan kualitas pelayanan tidak berhenti ketika tahapan penilaian WBBM selesai.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait