Banner Pemprov

Bank Sumsel Babel Sinergi bersama Unsri Wujudkan SDM Unggul dan Berkarakter

Bank Sumsel Babel Sinergi bersama Unsri Wujudkan SDM Unggul dan Berkarakter

Seminar Bank Sumsel Babel di Unsri -foto: dok-

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Sinergi Bank Sumsel Babel dan Unsri untuk Generasi Masa Depan yang unggul dan berkarakter.

Semangat tersebut menjadi bagian dari Program Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Departemen Manajemen Tahun 2026 Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya (Unsri).

Salah satu rangkaian kegiatan PKKMB menghadirkan Seminar Inspiratif bertajuk “Dari Bangku Kuliah Menuju Puncak Kepemimpinan: Membangun Karakter, Kompetensi, dan Integritas untuk Meraih Kesuksesan Profesional”.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk memperoleh perspektif, pengalaman, sekaligus inspirasi mengenai perjalanan membangun karier dan kepemimpinan sejak bangku perkuliahan.

BACA JUGA:Pemprov Sumsel dan BSB Dukung Terwujudnya Sumsel Health Tourism Berkelas Nasional

BACA JUGA:BSB Mobile Beri Kemudahan Pembelian Paket Data Telkomsel

Seminar tersebut menghadirkan Bapak Muhamad Suryadi, S.E., M.B.A., Direktur Utama Bank Sumsel Babel sekaligus Alumni S1 Manajemen Universitas Sriwijaya.

Hadir pula Dr. Mu'izzuddin, S.E., M.M., Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Penjaminan Mutu Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya sebagai narasumber.

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa diajak memahami bahwa keberhasilan profesional tidak dibangun secara instan.

Perjalanan tersebut membutuhkan proses panjang yang dimulai dari kemampuan mengenali dan mengelola diri, membangun kompetensi, menjaga integritas, serta berani mengambil peran dan tanggung jawab.

BACA JUGA:Suprise Rebut Super Grand Prize Ratusan Juta, Dela Ajak Masyarakat Rajin Menabung di BSB

BACA JUGA:Bermitra Strategis dengan Pemda, Bank Sumsel Babel Dukung Akselerasi Perekonomian Kabupaten Lahat

Pesan tersebut juga tercermin dalam materi yang disampaikan Dr. Mu'izzuddin melalui tema “Berakar untuk Menjulang”, dengan penekanan bahwa sebelum seseorang mampu mengelola dunia di sekitarnya, ia perlu terlebih dahulu mampu mengelola dirinya sendiri.

“Sebelum mengelola dunia, kelola dirimu dulu. Empat tahun ke depan bukan lomba lari. Ini urusan menanam," ujar Muhamad Suryadi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait