Air India Sempat Menukik, Ternyata Pilot di Bawah Pengaruh Narkoba
Air India.--
NEW DELHI, SUMEKS.CO - Pilot mengonsumsi narkoba sepertinya sudah menjadi rahasia umum. Kali ini seorang Pilot maskapai Air India dinyatakan positif menggunakan ganja saat bertugas menerbangkan pesawat dengan rute Phuket-NEW DELHI pekan lalu. Akibat dari kebiasaan mengonsumsi narkoba itu, membuat Pesawat yang diterbangkan Pilot tersebut, sempat menukik tiba-tiba hingga 300 kaki atau 91 meter, namun berhasil mendarat dengan selamat.
Pesawat yang mengalami insiden itu membawa total 145 orang, yang terdiri atas 137 penumpang dan delapan awak.
Menurut sumber-sumber yang memahami masalah ini, seperti dilansir Reuters, Rabu (12/8/2026), kapten penerbangan Air India rute Phuket-New Delhi itu telah dinyatakan positif ganja dalam tes konfirmasi narkoba. Hasil positif ganja ini dikonfirmasi dalam tes kedua terhadap pilot yang tidak disebut namanya itu.
BACA JUGA:Baru Mendarat, KKB Bakar Maskapai AMA, Pilot Dikabarkan Tewas
Informasi ini diungkapkan setelah Kementerian Penerbangan Sipil India memanggil CEO Air India, Campbell Wilson, terkait insiden yang melibatkan pesawat jenis Airbus A320neo tersebut.
Pihak Air India dan Kementerian Penerbangan Sipil India enggan memberikan komentar terhadap laporan tersebut.
Wilson mengatakan kepada media lokal India bahwa pihak maskapai Air India telah memberikan laporan kepada kementerian mengenai status penyelidikan insiden tersebut.
Pemanggilan itu dilakukan beberapa hari setelah otoritas India memulai penyelidikan terhadap insiden yang menyebabkan 13 penumpang dan empat awak pesawat mengalami luka-luka.
Penerbangan dari kota wisata di Thailand itu, menurut keterangan pemerintah India, mengalami "perubahan ketinggian sesaat" saat melintasi negara bagian Odisha di India bagian timur. Pesawat berhasil mendarat dengan selamat di New Delhi.
BACA JUGA:Maskapai Croatia Airlines Gagal Terbang saat Lepas Landas, ini Penyebabnya
Pada Ahad (9/8/2026), Kementerian Penerbangan Sipil India menyatakan bahwa pemeriksaan awal terhadap pilot Air India tersebut untuk mendeteksi zat psikoaktif menunjukkan hasil yang mengharuskan uji laboratorium sebagai konfirmasi.
Oleh karena itu, menurut laporan Bloomberg, pilot tersebut menjalani pemeriksaan tahap kedua untuk memastikan apakah dia berada di bawah pengaruh zat psikoaktif saat pesawat tiba-tiba kehilangan ketinggian di udara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
