Banner Pemprov

Ziarah Hari Pengayoman Ke-81, Kakanwil Kemenkum Babel Ingatkan Pentingnya Integritas dan Pengabdian

Ziarah Hari Pengayoman Ke-81, Kakanwil Kemenkum Babel Ingatkan Pentingnya Integritas dan Pengabdian

Tabur Bunga di TMP Pawitralaya, Kemenkum Babel Perkuat Semangat Nasionalisme--

PANGKALPINANG, sumeks.co- Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung memperingati Hari Pengayoman Ke-81 dengan menggelar upacara ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Pawitralaya, Pangkalpinang, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud penghormatan kepada para pahlawan sekaligus pengingat bagi seluruh insan pengayoman untuk melanjutkan semangat perjuangan melalui pengabdian kepada masyarakat.

Upacara dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, sebagai inspektur upacara.

Prosesi berlangsung khidmat dengan diikuti seluruh jajaran pegawai Kanwil Kemenkum Babel, Dharma Wanita Persatuan, Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN), serta mahasiswa magang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Rahmat Feri Pontoh, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kaswo, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum N.A. Triandini Oscar, Kepala Bidang Kekayaan Intelektual Adi Riyanto, Kepala Bidang Administrasi Hukum Umum M. Bang Bang, beserta pejabat dan pegawai lainnya.

BACA JUGA:Kemenkum Babel Cetak Kinerja Nyaris Sempurna, Capaian Pembinaan Hukum Semester I 2026 Tembus 98,99 Persen

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Harmonisasikan Lima Ranperkada Bangka Tengah, Perkuat Kualitas Produk Hukum Daerah

Kegiatan ziarah dan tabur bunga merupakan salah satu agenda rutin dalam rangkaian Hari Pengayoman. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai nasionalisme, integritas, dan semangat pengabdian kepada seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Hukum.

Dalam amanatnya, Johan Manurung menegaskan bahwa ziarah ke taman makam pahlawan bukan sekadar agenda seremonial tahunan.

Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran untuk meneladani semangat perjuangan, kejujuran, dan pengabdian yang telah diwariskan para pahlawan.

Ia mengajak seluruh pegawai menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat secara profesional, cepat, transparan, dan berintegritas.

Menurut Johan, bentuk perjuangan pada masa kini tidak lagi dilakukan melalui medan perang, melainkan diwujudkan lewat kualitas pelayanan publik yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Karena itu, setiap insan pengayoman dituntut terus meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang mudah diakses dan bebas dari praktik yang merugikan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait