Banner Pemprov

Penyebab Aki Mobil Cepat Tekor Meskipun Jarang Digunakan dan Cara Mudah Merawatnya Sendiri

Penyebab Aki Mobil Cepat Tekor Meskipun Jarang Digunakan dan Cara Mudah Merawatnya Sendiri

Menyalakan mesin mobil selama 10–15 menit sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu, membersihkan terminal aki, dan memeriksa kondisi air aki merupakan cara sederhana untuk menjaga aki tetap awet dan tidak mudah soak.--

SUMEKS.CO - Banyak pemilik mobil beranggapan kendaraan yang jarang digunakan akan membuat seluruh komponennya lebih awet. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Salah satu komponen yang justru berisiko mengalami kerusakan adalah aki mobil.

Aki merupakan sumber tenaga listrik yang berfungsi menghidupkan mesin sekaligus menyuplai daya ke berbagai komponen kelistrikan, seperti lampu, audio, AC, hingga sistem elektronik lainnya. 

Jika mobil terlalu lama tidak digunakan, aki dapat kehilangan daya secara perlahan atau mengalami self-discharge, sehingga performanya menurun dan sulit menghidupkan mesin.

Salah satu penyebab utama aki cepat tekor adalah mobil dibiarkan terparkir dalam waktu lama tanpa pernah dipanaskan. 

BACA JUGA: 4 Sinyal Kalau Aki Motor Mulai Soak, Jangan Sampai Mogok Di Jalan

BACA JUGA:OKI Puncaki SLIP PPID Award Sumsel, Terbaik dalam Layanan Informasi Publik

Saat mesin tidak dinyalakan selama berminggu-minggu, aki tetap mengalirkan listrik ke beberapa sistem, seperti alarm, jam digital, dan ECU. Akibatnya, daya aki terus berkurang meski kendaraan tidak dipakai.

Selain itu, usia aki juga menjadi faktor penting. Umumnya, aki mobil memiliki masa pakai sekitar dua hingga tiga tahun, tergantung jenis, kualitas, serta pola penggunaan kendaraan. Aki yang sudah melewati usia pakainya cenderung lebih mudah kehilangan kemampuan menyimpan daya.

Faktor lain yang sering tidak disadari adalah adanya aksesori tambahan yang tetap terhubung ke aki, seperti dashcam, GPS tracker, atau perangkat audio. Jika perangkat tersebut terus menyedot listrik saat mesin mati, aki akan lebih cepat habis.

Cuaca panas yang ekstrem juga dapat mempercepat penguapan cairan elektrolit pada aki basah. Sementara itu, terminal aki yang kotor atau berkarat dapat menghambat aliran listrik sehingga pengisian daya menjadi kurang optimal.

BACA JUGA:Polantas Karib, Satlantas Polres OKI Kedepankan Pelayanan Humanis dan Berintegritas

BACA JUGA:Intip Jeroan Mesin 5 Motor Cruiser Bergaya Bobber 250 cc Tangguh dan Gagah Libas Perjalanan Jarak Jauh

Untuk mencegah aki cepat tekor, pemilik kendaraan disarankan menyalakan mesin mobil setidaknya 10 hingga 15 menit sebanyak dua hingga tiga kali dalam seminggu. Cara ini membantu alternator mengisi kembali daya aki sehingga kondisinya tetap prima.

Selain itu, lakukan pemeriksaan rutin pada terminal aki dan bersihkan jika terdapat kerak atau karat. Pastikan kabel aki terpasang dengan kencang agar aliran listrik tetap stabil.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: