Main di Sungai Lematang, Bocah 9 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
EVAKUASI : Tim gabungan melakukan evakuasi korban P diduga tenggelam di aliran Sungai Lematang Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim.--
MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Seorang bocah perempuan berusia 9 tahun berinisial P.F. ditemukan tak bernyawa setelah diduga tenggelam di Dusun I Desa Sukarami, Kecamatan Sungai Rotan, Kabupaten MUARA ENIM, Selasa 21 Juli 2026 pukul 17.45 WIB.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang mengatakan, peristiwa nahas tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelumnya korban sempat bermain bersama teman-temannya di tepian kawasan pantai pasir Sungai Lematang.
"Laporan diterima dari Pemerintah Desa Sukamaju sekitar pukul 14.30 WIB. Personel Polsek Sungai Rotan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian bersama pemerintah desa, pihak kecamatan, BPBD, dan masyarakat," ujar Kasi Humas, Rabu 22 Juli 2026.
BACA JUGA:Bocah 8 Tahun di Kandis 2 Tenggelam di Sungai Ogan, Ditemukan 5 Meter dari Lokasi Mandi
BACA JUGA:Bocah Mancing Terjatuh dan Tenggelam di Aliran Anak Sungai Pasar Tanjung Enim, Kondisinya?
Setelah hampir empat jam dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.45 WIB dengan jarak kurang lebih 10 meter dari titik awal diduga tenggelam.
"Saat ditemukan, korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan segera dievakuasi ke Puskesmas Sukarami," jelasnya.
Namun, setelah mendapatkan pemeriksaan dari tenaga medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
"Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Desa Sukamaju untuk dimakamkan," bebernya.
Atas musibah tersebut, Kasi Humas mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar sungai maupun perairan terbuka.
BACA JUGA:Cuci Usus Sapi Kurban, Juli Malah Tenggelam di Bawah Jembatan Pangeran Ratu Jakabaring, Kondisinya?
"Diharapkan masyarakat lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di sekitar sungai agar kejadian serupa tidak kembali terjadi," pungkasnya. (ozi)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


