Wamentan Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik, Dilantik Prabowo Siang ini
Sudaryono.--
JAKARTA, SUMEKS.CO - Jabatan kepala Badan Gizi Nasional (BGN) sepertinya menjadi kursi panas. Belum genap dua bulan menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik S Deyang mengundurkan diri. Sebagai gantinya, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Sudaryono sebagai pengganti Nanik S Deyang.
Presiden Prabowo Subianto akan melantik Sudaryono menjadi Kepala BGN siang ini pukul 15.00 WIB. Sudaryono yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertanian akan menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
"Namun demikian ada dinamika baru di mana Kepala BGN ajukan pengunduran diri. Sekali lagi bukan hal mudah untuk cari penggantinya maka presiden memutuskan pengganti Kepala BGN adalah bapak Sudaryono," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2026).
BACA JUGA:Gantikan Dadan Hindayana Sebagai Kepala BGN, ini Profil Nanik S Deyang
BACA JUGA:Dapur SPPG Silaberanti untuk Makan Bergizi Gratis, Seluruh Ruangan Krusial, Tunjang Standar BGN
Sudaryono dipilih menjadi Kepala BGN karena ikut merancang program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal. Sudaryono akan menduduki kursi Kepala BGN dan meninggalkan posisi Wakil Menteri Pertanian.
"Pertimbangannya beliau sejak awal ikuti konsep Makan Bergizi Gratis ini. Beliau sejak awal ikuti mendiskusikan konsep teknis Makan Bergizi Gratis ini. Dan sebagai Wamentan selama ini Badan Gizi yg kegiatannya adalah memberikan makan bergizi tak lepas dari tugas beliau di Kementan, sumber bahan baku pangan selama ini di-support dan ditopang oleh Kementan dalam satu sistem," tutur Prasetyo.
Sementara itu, Nanik akan ditunjuk menjadi Dewan Pengawas BGN untuk mengawal program MBG.
"Dalam desain BGN ada yang disebut Dewan Pengawas karena pengalaman beliau sempat jadi Wakil Kepala BGN dan Kepala BGN. Dengan pengalamannya presiden merasa Bu Nanik bisa memberikan kontribusi optimal dengan peran berbeda. Presiden meminta Bu Nanik masih ikut bersama sama mengawal mensukseskan dan perbaiki tata kelola MBG," tukas Prasetyo. (dri)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


