Fakta Unik Jembatan Ampera, Ikon Palembang yang Pernah Bisa Terangkat dan Sempat Bernama Soekarno
Jembatan Ampera bukan hanya menjadi ikon Kota Palembang, tetapi juga merupakan salah satu bangunan bersejarah yang memiliki banyak fakta menarik. --
PALEMBANG, SUMEKS.CO – Siapa sangka, Jembatan Ampera yang setiap hari dilintasi ribuan kendaraan ternyata memiliki sejarah panjang dan penuh cerita.
Jembatan Ampera bukan hanya menjadi ikon Kota Palembang, tetapi juga merupakan salah satu bangunan bersejarah yang memiliki banyak fakta menarik.
Berdiri megah di atas Sungai Musi, jembatan ini telah menjadi simbol kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan sekaligus destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Palembang.
Selain berfungsi sebagai penghubung kawasan Seberang Ulu dan Seberang Ilir, Jembatan Ampera menyimpan berbagai kisah sejarah yang belum banyak diketahui masyarakat. Berikut beberapa fakta unik tentang Jembatan Ampera.
BACA JUGA:Mandiri Ampera Tourism Run 2026 Tarik 3.500 Pelari, Kuatkan Sport Tourism Palembang
BACA JUGA:Honda Supra X Tampil Lebih Menyala, Astra Motor Sumsel Hadirkan Pilihan Warna Baru untuk Konsumen
1. Awalnya Bernama Jembatan Soekarno
Sebelum dikenal sebagai Jembatan Ampera, bangunan ini sempat diberi nama Jembatan Soekarno sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang mendukung pembangunan jembatan tersebut.
Namun, nama tersebut kemudian diubah menjadi Ampera, singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat, yang menjadi slogan perjuangan bangsa Indonesia pada masa itu.
2. Dibangun Menggunakan Dana Pampasan Perang Jepang
Pembangunan Jembatan Ampera dimulai pada tahun 1962. Menariknya, biaya pembangunan berasal dari dana pampasan perang Jepang kepada Indonesia, yang juga digunakan dalam pembangunan sejumlah proyek nasional pada masa itu.
BACA JUGA:Program Belida Bergerak! Polsek Lubuk Linggau Sulap Lingkungan Masjid Jadi Lebih Bersih
3. Bagian Tengah Jembatan Pernah Bisa Diangkat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


