Banner Pemprov

Museum Lalique Prancis Dirampok, Perhiasan Senilai Rp82 Miliar Lenyap

Museum Lalique Prancis Dirampok, Perhiasan Senilai Rp82 Miliar Lenyap

Ilustrasi.--

PARIS, SUMEKS.CO - Aksi perampokan terjadi di museum pembuat kaca mewah di Prancis, Lalique. Perhiasan senilai 4 juta euro atau Rp82,28 miliar berhasil digasak para perampok.

Dilansir AFP, Senin (6/7/2026), para perampok masuk ke museum di Wingen-sur-Moder di timur laut Prancis sekitar pukul 05.30 pagi waktu setempat.

"Mereka langsung menuju ruang perhiasan," kata sumber yang dekat dengan investigasi kepada AFP.

"Sekitar dua puluh buah perhiasan dicuri. Kerugian saat ini sedang dinilai tetapi bisa mencapai beberapa juta euro, kemungkinan mendekati empat juta," lanjut sumber tersebut.

Melalui situs webnya, Museum tersebut menyatakan akan ditutup selama beberapa hari karena perampokan tersebut.

BACA JUGA:Dinas Kebudayaan Palembang Galakkan Program Museum Keliling, Soroti Minimnya Apresiasi Karya Sastra SMB

BACA JUGA:Pameran Prangko dan Jumpa Museum, Strategi Palembang Dongkrak Kunjungan ke Museum SMB II

"Alarm berbunyi, tetapi pada saat perusahaan keamanan menyelesaikan pemeriksaannya, seorang petugas kebersihan yang pertama kali tiba di tempat kejadian dan menghubungi polisi," tambah sumber investigasi.

Museum yang didedikasikan untuk perancang perhiasan dan pembuat kaca Art Nouveau dan Art Deco, Rene Lalique, dibuka pada tahun 2011 di dekat pabrik perusahaan tersebut.

Sebagai informasi, pada Oktober tahun lalu, perampokan perhiasan juga sempat terjadi di museum Louvre di Paris. Kejadian itu terjadi pada siang hari hingga membuat keamanan di museum dan galeri Prancis jadi sorotan.

Para pencuri membawa kabur perhiasan senilai $102 juta dari Louvre dalam penggerebekan yang berlangsung kurang dari delapan menit. (dri)

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: