Banner Pemprov

Menuju Indonesia Emas 2045, Kemenkum Babel Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga

Menuju Indonesia Emas 2045, Kemenkum Babel Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga

Menuju Indonesia Emas 2045, Kemenkum Babel Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga--

PANGKALPINANG, sumeks.co-Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung (Kanwil Kemenkum Babel) menggelar upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Tahun 2026 di halaman kantor wilayah setempat, Senin (29 Juni 2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkum Babel, Johan Manurung, sebagai inspektur upacara.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan, pejabat struktural, serta seluruh pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkum Babel.

Dalam kesempatan itu, Johan Manurung membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang menekankan pentingnya keluarga sebagai pondasi utama pembangunan bangsa.

Menurutnya, peringatan Hari Keluarga Nasional bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen membangun keluarga yang tangguh, adaptif, dan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

Di tengah dinamika Era VUCA yang ditandai dengan perubahan cepat, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas, keluarga dituntut menjadi tempat yang aman sekaligus mampu membentuk generasi berkualitas.

"Keluarga memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang akan menjadi motor penggerak pembangunan nasional," ujar Johan saat membacakan sambutan.

BACA JUGA:156 Perkara Ditangani, Kanwil Kemenkum Babel Evaluasi Kinerja 10 OBH Terakreditasi

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Babel Gandeng HUB UMK PLN, UMKM Didorong Lindungi Merek Dagang

Ia menjelaskan, ketahanan keluarga menjadi faktor penting dalam memanfaatkan bonus demografi menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045. Karena itu, pembangunan kualitas manusia harus dimulai dari lingkungan keluarga melalui penguatan kesehatan, pendidikan karakter, ketahanan mental, serta pemenuhan gizi yang baik sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

Selain itu, keluarga juga berperan dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, kreatif, adaptif, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Dalam amanat tersebut juga disoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam pola pengasuhan anak.

Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir secara fisik, emosional, dan spiritual dalam proses tumbuh kembang anak.

Di era digital, orang tua juga diingatkan untuk lebih bijak mengawasi penggunaan gawai pada anak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait