Marching Band Polda Sumsel Bikin Heboh CFD Palembang, Aksi Kayang Stikmaster Jadi Sorotan
CFD Palembang Resmi Diluncurkan, Penampilan AWB Polda Sumsel Jadi Pusat Perhatian--
Aksi Marching Band Polda Sumsel Curi Perhatian di Launching Car Free Day Palembang, Ribuan Warga Terpukau
PALEMBANG, sumeks.co- Penampilan Marching Band Athidira Wirabhakti (AWB) Polda Sumatera Selatan menjadi salah satu daya tarik utama dalam peluncuran Car Free Day (CFD) Kota Palembang yang digelar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jembatan Ampera, Minggu (14/6/2026) pagi.
Atraksi para personel marching band berhasil menyedot perhatian ribuan masyarakat yang memadati kawasan CFD. Berbagai manuver dan aksi atraktif yang ditampilkan membuat warga antusias menyaksikan pertunjukan tersebut sejak awal hingga akhir.
Salah satu aksi yang paling mencuri perhatian adalah penampilan stikmaster yang beberapa kali melakukan gerakan kayang saat memimpin parade. Aksi tersebut langsung mengundang tepuk tangan penonton dan menjadi pusat perhatian masyarakat yang hadir.
Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam. Bahkan, banyak warga yang memilih berswafoto dengan latar belakang penampilan marching band yang berlangsung meriah.
Kegiatan launching Car Free Day tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel, serta sejumlah kepala daerah dan perwakilan pemerintah kabupaten/kota se-Sumatera Selatan.
BACA JUGA:Bersaing dengan Peserta dari 14 Negara, Atlet Sepeda Polda Sumsel Raih Juara di Bromo KOM 2026

Aksi Spektakuler Marching Band Polda Sumsel Warnai Launching CFD Palembang--
Pembimbing Marching Band Athidira Wirabhakti Polda Sumsel, Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo, mengatakan kelompok marching band tersebut dibentuk pada akhir 2020 saat kepemimpinan Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri.
Menurutnya, pembentukan marching band bertujuan membangun karakter disiplin, kekompakan, dan semangat kebersamaan bagi anggota kepolisian yang baru menyelesaikan pendidikan.
"Marching Band Athidira Wirabhakti menjadi wadah pembentukan karakter personel muda agar memiliki kedisiplinan, kekompakan dan rasa tanggung jawab yang tinggi," ujar Sudrajad.
Ia menjelaskan, saat ini AWB Polda Sumsel telah memasuki generasi kelima dengan kekuatan sekitar 155 personel yang merupakan lulusan Bintara SPN Betung.
Setiap angkatan baru menjalani proses pembentukan dan pelatihan selama kurang lebih dua bulan sebelum siap tampil di berbagai kegiatan resmi maupun kegiatan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


