Lakalantas Maut di Pasar Cinde, Korban Jiwa Bertambah 2 Orang Pasca Tabrakan Beruntun
Lakalantas maut yang terjadi di depan Pasar Cinde Palembang tepatnya dibawah Stasiun LRT bertambah menjadi dua orang, meski sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit pasca terjadinya tabrakan beruntun.-Dok.Sumeks.co-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Lakalantas maut yang terjadi di depan Pasar Cinde Palembang tepatnya di bawah stasiun LRT bertambah menjadi dua orang, meski sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit pasca terjadinya tabrakan beruntun, Jumat 5 Juni 2026, kemarin sekira pukul 16.00 WIB.
Seperti dikebarkan sebelumnya, insiden tabrakan beruntun terjadi di jalan Jenderal Sudirman Palembang, kemarin mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia.
Kemudian, terbaru pada Sabtu 6 Juni 2026, seorang sopir angkot turut menjadi korban meninggal usai mendapatkan perawatan medis di RSMH Palembang.
Identitas sopir angkot diketahui bernama Ahmad Ridwan (53), warga Jalan Lingkar Selatan, Desa Ibul Besar III, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.
Korban menghembuskan napas terakhir setelah beberapa jam mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang dideritanya dalam kecelakaan tersebut.
"Benar, korban yang merupakan sopir angkot meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Muhammad Husein Palembang. Kami mendapat informasi dari pihak rumah sakit sekitar pukul 21.00 WIB," ujar Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, Sabtu 6 Juni 2026.
Dijelaskan peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat 5 Juni 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, ketika sebuah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi BG 1856 UP dikemudikan Ahmad Nasuhi (60) melaju kencang di jalan Jenderal Sudirman dan diduga kehilangan kendali hingga menabrak sejumlah kendaraan di depannya.
Kecelakaan beruntun tersebut melibatkan dua unit sepeda motor dan satu unit angkot tertabrak.
Salah satu sepeda motor yang menjadi korban bahkan ditumpangi satu keluarga yang berboncengan tiga orang.
Akibat benturan keras tersebut, seorang pengendara motor bernama Devi Yanto (39) meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis.
Korban mengalami luka berat berupa pendarahan di bagian perut serta patah tulang rusuk dan paha.
BACA JUGA:Sat Lantas Polres Ogan Ilir Lakukan Pendampingan dan Tangani Lakalantas di Tol Palembang-Betung
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




