Gerak Cepat Pemkot Palembang, OPD Dikerahkan Tangani Banjir dan Macet Secara Terintegrasi
Gerak Cepat Pemkot Palembang, OPD Dikerahkan Tangani Banjir dan Macet Secara Terintegrasi--
PALEMBANG, SUMEKS.CO – Pemerintah Kota Palembang mulai bergerak cepat menghadapi persoalan banjir dan kemacetan lalu lintas yang kerap menjadi keluhan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, memimpin langsung Rapat Konsolidasi Tim Terpadu Percepatan Penanggulangan Banjir dan Kemacetan Lalu Lintas di Ruang Rapat Musi Lantai 3, Jumat 29 Mei 2026.

Gerak Cepat Pemkot Palembang, OPD Dikerahkan Tangani Banjir dan Macet Secara Terintegrasi--
Rapat tersebut mengundang narasumber dan pakar melalui zoom yaitu Dr.FX. Suryadi, Senior lecturer IHE Delft Belanda, kemudian hadir unsur Forkopimda, Polrestabes Palembang, para asisten, kepala OPD, hingga perangkat dinas terkait lainnya.
Dalam pertemuan itu, Pemkot Palembang mematangkan pembagian tugas lintas instansi guna mempercepat penanganan titik banjir dan kemacetan di berbagai wilayah kota.
Aprizal Hasyim menegaskan, pembentukan tim terpadu ini merupakan langkah konkret Pemerintah Kota Palembang untuk memastikan penanganan banjir dan kemacetan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
“Pak Wali Kota berpesan agar seluruh pihak bergerak bersama-sama dengan ikhlas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh OPD harus siap siaga sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Aprizal di sela rapat.
BACA JUGA:Kemenkum Sumsel dan Pemkot Palembang Bahas Penguatan Kerja Sama Pelindungan KI
BACA JUGA:Pemkot Palembang Jamin Stok Sembako Aman dan Perketat Kesehatan Hewan Kurban
Ia menjelaskan, setiap dinas telah diberikan pembagian wilayah serta tugas khusus dalam penanganan banjir maupun kemacetan lalu lintas.
Mulai dari identifikasi penyebab genangan hingga langkah cepat penanggulangan di lapangan.
Dalam rapat tersebut, sejumlah OPD memaparkan strategi penanganan sesuai fungsi masing-masing.
Dinas Perhubungan, misalnya, akan fokus pada penanganan darurat di lokasi terdampak, termasuk pengaturan lalu lintas, evakuasi warga, penyediaan lokasi pengungsian, hingga penyaluran bantuan logistik.
Selain itu, Dishub juga diminta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat penanganan teknis banjir, termasuk menyiapkan perahu karet di wilayah rawan genangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



