Terduga Pelaku Curat Beraksi Waktu Subuh Incar Warung di Seputaran JSC Palembang
Aksi dugaan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) terjadi di sebuah warung yang berada di dalam Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Terduga pelaku Curat beraksi seorang diri pada waktu Subuh.-Dok.Sumeks.co-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Aksi dugaan Tindak Pidana Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) terjadi di sebuah warung yang berada di dalam Jakabaring Sport City (JSC) Palembang. Terduga pelaku Curat beraksi seorang diri pada waktu Subuh, tepatnya Kamis 28 Mei 2026 sekira pukul 04.30 WIB.
Atas kejadian itu pemilik warung, Hendra Basirin (41) warga Kecamatan Jakabaring Palembang melaporkan kejadian ke SPKT Polrestabes Palembang.
Menurutnya kejadian yang dialaminya itu sudah 3 kali dilakukan, hingga membuatnya geram dan melaporkan kejadian ke pihak berwajib.
"Aksi pertama yang dilakukan seorang pria yang tidak diketahui identitasnya ini hanya berhasil mencongkel etalase berisi barang dagangan," ujarnya.
BACA JUGA:Waspada Pelaku Curat Bawa Sajam Beraksi Incar Rumah Warga di Palembang, Ditinggal Maupun Dihuni
BACA JUGA:Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang Bekuk Spesialis Pelaku Curat Meresahkan Warga
Kemudian aksi kedua kalinya berhasil membawa kabur barang dagangnya dengan nilai kerugian mencapai sekitar Rp5 juta.
Sedangkan aksi yang terbaru ini hanya melakukan percobaan saja lantaran melihat adanya CCTV di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pelaku ini tidak jadi melakukan aksinya dan kabur.
"Kejadian baru saya ketahui saat melihat rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pria melakukan aksi pencurian di warung milik saya di TKP," katanya.
Ia menturkan, bahwa tidak hanya 1 kali tapi ini sudah 3 kali dilakukan oleh orang tidak dikenal, sehingga ia geram dan melaporkan ke pihak berwajib.
"Saya geram orang ini berulang kali melakukan aksinya di warung saya, sehingga saya memutuskan untuk membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang," ungkapnya
Ia berharap pelakunya dapat tertangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, yang meresahkan para pedagang di lokasi TKP.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



