Banner Pemprov

MAUNG BANDUNG MENGGILA! Persib Juara Tiga Kali Beruntun

MAUNG BANDUNG MENGGILA! Persib Juara Tiga Kali Beruntun

Maung Bandung sukses mempertahankan gelar dan menjadi klub pertama yang juara tiga musim beruntun setelah memastikan trofi BRI Super League 2025/26.--

Bandung, sumeks.co- Sejarah baru lahir di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23 Mei 2026).

Persib Bandung resmi mengunci gelar juara BRI Super League 2025/26 sekaligus mencetak hattrick juara liga nasional setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara pada pekan terakhir kompetisi.

Tambahan satu poin membuat Persib mengoleksi 79 poin dari 34 pertandingan, sama dengan raihan Borneo FC Samarinda yang pada saat bersamaan menghancurkan Malut United FC dengan skor telak 7-1 di Stadion Segiri Samarinda.

Namun Maung Bandung unggul head to head sehingga berhak mengangkat trofi juara musim ini.

Keberhasilan tersebut membuat Persib menjadi klub pertama dalam sejarah Liga Indonesia yang mampu meraih tiga gelar juara kasta tertinggi secara beruntun setelah sebelumnya menjuarai Liga 1 musim 2023/24 dan 2024/25.

Tak hanya itu, trofi musim ini juga melengkapi “panca takhta” Persib atau gelar kelima sejak era Liga Indonesia modern.

Sebelumnya Persib pernah menjadi juara Liga Indonesia 1994/95, Liga Super Indonesia 2014, serta back to back Liga 1 pada 2023/24 dan 2024/25.

BACA JUGA:Detik-detik, Persib di Ambang Tahta Juara Super League 2025/26, GBLA Membara Sambut Laga Penentuan Juara

BACA JUGA:Waspada Persib Bisa Gagal Juara Super League 2025/2026, Marc Klok Minta Tim Tak Over Confidence

Secara keseluruhan, ini menjadi trofi kesepuluh Persib di kasta tertinggi sepak bola nasional sejak era Perserikatan hingga profesional.

Atmosfer GBLA sejak sore terasa begitu emosional. Ribuan Bobotoh memadati stadion dengan lautan biru sambil menyanyikan chant kebanggaan mereka.

Menariknya, prosesi penyerahan trofi dilakukan di tribun stadion sebelum akhirnya para pemain membawa piala ke tengah lapangan untuk merayakan gelar bersama para pendukung.

Pelatih Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaiknya dengan mengandalkan Teja Paku Alam di bawah mistar.

Lini belakang diisi Eliano Reijnders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, dan Federico Barba.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: