Aipda Agus Susanto Bangun Kedekatan dengan Warga Lewat Majelis Taklim
Polisi Dulur Kito, Pos Polisi KM 12 Jadi Ruang Teduh Warga Palembang--
Polisi Dulur Kito, Saat Pos Polisi KM 12 Menjadi Ruang Teduh bagi Warga Palembang
Palembang, sumeks.co- Pagi di kawasan KM 12 Palembang selalu bergerak cepat. Deru kendaraan saling bersahutan, pedagang mulai membuka lapak, pengemudi ojek pangkalan menunggu penumpang, sementara warga lalu-lalang mengejar aktivitas harian.
Di tengah hiruk-pikuk itu, sebuah pemandangan berbeda tampak di Pos Polisi KM 12.
Bukan suara sirene atau suasana tegang penindakan hukum yang terlihat.
Sejumlah warga justru duduk melingkar dengan tenang, mendengarkan nasihat keagamaan dan obrolan hangat tentang kehidupan sehari-hari.
Pos polisi yang biasanya identik dengan penegakan aturan, pagi itu berubah menjadi ruang teduh tempat warga menenangkan pikiran.
Inilah wajah program “Polisi Dulur Kito”, inisiatif humanis jajaran Polda Sumatera Selatan melalui Polsek Sukarami yang dijalankan secara konsisten di Pos Polisi KM 12.
Pada Jumat (24 April 2026), Kapospol KM 12 Aipda Agus Susanto kembali menggelar Majelis Taklim sederhana.
BACA JUGA:Polda Sumsel Tegaskan Tak Ada Jalan Pintas dalam Seleksi Akpol 2026
BACA JUGA:Polda Sumsel Ungkap Dugaan Mafia BBM, Dua Kapal Ditangkap di Sungai Musi

Polisi Dulur Kito, Cara Humanis Polda Sumsel Jaga Keamanan Warga--
Pesertanya bukan kalangan terbatas, melainkan para pedagang kaki lima, pengemudi ojek, pekerja harian, dan masyarakat sekitar terminal.
Mereka datang dengan pakaian kerja, sebagian masih memegang helm, ada yang baru selesai menata dagangan. Namun di hadapan mereka, tidak ada jarak antara polisi dan masyarakat.
Agus memilih menyapa mereka sebagai saudara. Bukan dengan bahasa formal, melainkan tutur sederhana yang mudah dipahami.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



















