Akses Jalan Sepanjang 6 KM di Desa Pematang Sukatani OKI Dibuka Prajurit Progam TMMD
Alat berat membuka akses jalan di Desa Pematang Sukatani Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI. Foto : Dokumen/Sumeks.Co--
Akses Jalan Sepanjang 6 KM di Desa Pematang Sukatani OKI Dibuka Prajurit Progam TMMD
KAYUAGUNG, SUMEKS.CO - Akses jalan sepanjang 6 KM di Desa Pematang Sukatani, Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dibuka oleh Prajurit.
Yakni Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0402/OKI, pengerjaan mulai dilaksanakan dengan menurunkan 3 unit alat berat.
Disampaikan, Komandan SSK Satgas TMMD Kodim 0402/OKI, Letda Arh Daniel Surya, bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu prioritas dalam program TMMD, karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
"Pengerjaan telah dimulai pada pembukaan TMMD di Rabu kemarin, jalan yang dibuka ini dengan panjang 6 KM dan lebar 8 Meter dilakukan pengerasan," ujar Letda Arh Daniel Surya, Jumat 24 April 2026.
BACA JUGA:Akses Jalan Putus Akibat Longsor, Warga Bikin Jembatan Darurat dari Bambu, Polisi Sampaikan Imbauan
Dia menjelaskan, untuk akses jalan yang dibuka ini dari Desa Pematang Sukatani menuju Desa Catur Tunggal yakni Desa tetangga. Selama ini jalan ini adalah jalan dusun biasa yang tidak ada pengerasan dan tidak lebar seperti ukuran jalan umum.
Jadi, di kegiatan TMMD ini dilakukan pembukaan dan pengerasan jalan, sehingga nantinya bisa dilintasi masyarakat dengan nyaman.
"Pada pengerjaan pembukaan akses jalan ini melibatkan Prajurit, masyarakat desa serta operator alat berat. Dimana diharapkan bisa berjalan dengan lancar," ungkapnya.
Dalam hal pengerjaan, tidak ada kendala yang berarti, semua material cukup tersedia, termasuk alat berat yang digunakan. Hanya saja cuaca yang menjadi kendala.
BACA JUGA:250 KK Terdampak Akibat Banjir dan Akses Jalan Desa Kayuara Rusak
"Cuaca yang menjadi kendala dalam pengerjaan pembukaan jalan ini, yaitu seperti sore hari ini hujan. Sehingga pengerjaan terpaksa berhenti sementara," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



















