Banner Pemprov

Bandara SMB II Layani 193.628 Penumpang & Catatkan Kenaikan 11,6% Dibanding Periode Yang Sama Tahun 2025

Bandara SMB II Layani 193.628 Penumpang & Catatkan Kenaikan 11,6% Dibanding Periode Yang Sama Tahun 2025

Berkat sinergi PT Angkasa Pura Indonesia dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident.--

PALEMBANG, SUMEKS.CO - PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II resmi menutup operasional Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026/1447 H yang aktif sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

Penutupan ditandai dengan Apel Penutupan Posko yang diikuti oleh manajemen internal Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II bersama seluruh stakeholder bandara pada Senin (30/3).

General Manager Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II , Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan kegiatan apel tersebut menandakan berakhirnya pelaksanaan monitoring angkutan udara periode Lebaran 2026/1447 H.

BACA JUGA:Bandara SMB II Siapkan 121 Extra Flight Hadapi Mudik Lebaran 2026, Diprediksi Dipadati 188 Ribu Penumpang

BACA JUGA:Bandara Internasional SMB II Gelar Program Sosial Untuk Anak Yatim dan Petugas Pendukung Bandara

“Berkat sinergi yang erat antara PT Angkasa Pura Indonesia sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholder, peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang selama periode Angkutan Lebaran 2026 dapat dilayani secara optimal, dengan pencapaian utama zero accident,” ujar Ahmad Syaugi.

Sepanjang periode posko, Bandara Internasional Suktan Mahmud Badaruddin II melayani sebanyak 193.628 penumpang, meningkat 11,6 persen dibandingkan periode Angkutan Lebaran 2025. Puncak arus penumpang terjadi pada 18 Maret 2026 dengan jumlah 13.826 penumpang. 

Dari sisi operasional penerbangan, bandara melayani 1.277 pergerakan pesawat selama periode Angkutan Lebaran 2026, meningkat 17,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Peningkatan ini juga didukung oleh realisasi 229 penerbangan tambahan (extra flight) dari beberapa maskapai pada rute Cengkareng, Halim, Yogyakarta, Surabaya, Pangkal Pinang, Batam dan Kualanamu.

Menurut Syaugi, peningkatan trafik periode Angkutan Lebaran 2026 dibandingkan 2025 yang berhasil dilayani secara optimal dan mencatatkan zero accident ini semakin mempertegas peran strategis Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II sebagai pintu gerbang utama konektivitas udara di wilayah Sumatera Selatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait