Kisah BRILink Agen di Bakauheni, Berawal Dari Modal Usaha yang Terbatas hingga Menjadi Solusi Transaksi
Kehadiran Agen BRILink menjadi solusi yang semakin dibutuhkan, terutama di daerah yang jauh dari kantor bank.--sumeks.co
BAKAUHENI – Di tengah meningkatnya kebutuhan transaksi keuangan masyarakat, kehadiran Agen BRILink menjadi solusi yang semakin dibutuhkan, terutama di daerah yang jauh dari kantor bank.
Bagi Na'am Muslim, pemilik BRILink Agen di Bakauheni, usaha ini bukan sekadar sumber penghasilan, tetapi juga cara untuk membantu masyarakat mendapatkan layanan keuangan dengan lebih mudah.
Perjalanan Na'am Muslim menjadi Agen BRILink berawal dari pengamatan sederhana. Ia melihat salah satu anggota keluarganya dulu menjalankan usaha sebagai agen PPOB di kampung dan mampu memperoleh penghasilan yang cukup menjanjikan setiap bulan. Dari sana, akhirnya muncul ketertarikan Na'am untuk mencoba peluang serupa.
"Awalnya saya melihat keluarga yang menjadi agen PPOB di kampung. Kemudian, terlihat bahwa pendapatannya cukup menjanjikan. Akhirnya saya mencoba datang ke unit bank terdekat untuk mendaftar menjadi agen," ujar Na'am.
BACA JUGA:Intip Kisah Desa Banyuanyar, Desa Ramah Lingkungan yang Terus Maju Lewat Pemberdayaan Desa BRILiaN
BACA JUGA:Transaction Banking BRI Kian Kokoh, Volume Transaksi Qlola by BRI Tembus Rp2.141,37 T
Ia menilai bahwa proses untuk menjadi Agen BRILink tergolong mudah. Ia hanya perlu mengikuti sejumlah tahapan hingga akhirnya mendapatkan mesin EDC dan resmi beroperasi sebagai agen. Namun demikian, tantangan terbesar baru muncul pada fase awal usaha, yakni keterbatasan modal.
Menurutnya, besaran modal sangat menentukan kapasitas layanan transaksi yang dapat diberikan kepada masyarakat.
“Semakin besar modal yang kita miliki, semakin banyak nasabah yang bisa kita layani. Itu tantangan terbesar saat merintis usaha ini,” papar Na'am.
Seiring berjalannya waktu, usaha yang dirintis tersebut mulai menunjukkan hasil. Na'am mengakui keberadaan Agen BRILink membawa perubahan positif bagi kondisi ekonomi keluarganya. Pendapatan yang diperoleh dari transaksi nasabah membantu memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.
BACA JUGA:Bakpao Gandum RoyalKueID, Pilihan Camilan Praktis yang Tumbuh Bersama Ekosistem Pemberdayaan BRI
“Alhamdulillah, dari usaha ini kami mendapatkan keuntungan yang cukup besar sehingga kebutuhan keluarga bisa tercukupi,” kata Na'am.
Ia juga menyebut, aktivitas transaksi di agen miliknya juga mengalami gangguan signifikan pada periode-periode tertentu, salah satunya bulan Ramadhan hingga menjelang Lebaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




