Prediksi Meleset, Iran Ternyata Masih Bertahan di Tengah Gempuran AS - Israel
Anngota Kongres, partai utara california Jafed Huffman--
Prediksi Meleset, Iran Ternyata Masih Bertahan di Tengah Gempuran
TEHERAN, sumeks.co- Di tengah konflik yang terus memanas sejak akhir Februari 2026 AS - Israel v Iran, banyak pihak kini mulai menyadari satu hal: Iran ternyata belum melemah seperti yang sebelumnya diperkirakan.
Awalnya, sejumlah analis Barat memperkirakan kekuatan militer Iran akan cepat runtuh.
Namun hingga kini, serangan dari Iran ke Israel dan Pangkalan AS masih terus berlangsung. Apa artinya? Menandakan kemampuan mereka belum benar-benar hilang.
Serangan Masih Terjadi, Meski Ditekan. Meski berbagai fasilitas militer disebut telah diserang, Iran tetap mampu meluncurkan rudal dan drone secara berulang.
Hal ini membuat banyak pihak mulai mempertanyakan efektivitas serangan yang dilakukan.
Beberapa pejabat bahkan mengakui bahwa Iran masih menyimpan persenjataan dan kemungkinan sengaja menggunakannya secara bertahap.
BACA JUGA:Tak Disangka, Ini Respon Iran Usai Diultimatum AS Buka Selat Hormuz Dalam Waktu 48 Jam
BACA JUGA:Iran Klaim Tembak Jet Siluman F-35 AS, Tapi Amerika Serikat Sebut Mendarat Darurat
Sistem Pertahanan Mulai Kewalahan. Di sisi lain, serangan yang dilakukan secara bertubi-tubi juga memberi tekanan pada sistem pertahanan lawan.
Saat jumlah serangan meningkat, kemampuan untuk menahan semuanya sekaligus menjadi lebih sulit.
Strategi Iran yang menggabungkan drone murah dengan rudal cepat dinilai cukup efektif, karena bisa “membanjiri” sistem pertahanan yang mahal dan kompleks.
Konflik Jadi Lebih Panjang dari Perkiraan. Sejumlah pengamat kini melihat konflik Iran v Israel -AS ini bisa berlangsung lebih lama.
Selain karena cadangan senjata yang masih ada, Iran juga memiliki infrastruktur pertahanan yang sulit dijangkau.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




