Ortu Setor Uang Rp35 Juta Tapi Anak Tak Kunjung Kerja di Damkar Kota Palembang, Oh Rupanya!?
Apes dialami seorang warga di Kota Palembang. Pasalnya, niat hati ingin melihat anaknya bekerja di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang, namun malah membuatnya menjadi korban dugaan tindak pidana penipuan.-Dok.Sumeks.co-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Apes dialami seorang warga di Kota Palembang. Pasalnya, niat hati ingin melihat anaknya bekerja di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palembang, tapi malah membuatnya menjadi korban tindak pidana penipuan, Rabu 25 Maret 2026.
Peristiwa penipuan tersebut bermula saat korban dijanjikan bahwa anaknya akan mendapatkan pekerjaan di Dinas Damkar Palembang, tapi syaratnya harus memberikan sejumlah uang.
Akibat itu, korban harus mengalami kerugian total hingga Rp10 juta rupiah, Hingga akhirnya melaporkan kasusnya ke SPKT Polrestabes Palembang, Rabu 25 Maret 2026.
Korban, yakni Yohanes Tanjung (49) warga Jalan Jaksa Agung R Suprapto Kelurahan IB I Palembang.
BACA JUGA:Waspada! Ciri-Ciri Penipuan Link Saldo Dana Gratis Lebaran 2026 di WhatsApp
BACA JUGA:Waspada Penipuan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 di X: Kenali Ciri-cirinya
Dihadapan petugas, ia menuturkan bahwa peristiwa tersebut berawal saat korban berkomunikasi dengan terlapor berinisial M yang disebut-sebut merupakan oknum di lingkungan Damkar Kota Palembang.
Dalam perbincangan tersebut, terlapor menjanjikan dapat membantu meloloskan anak korban menjadi pegawai Damkar, dengan syarat memberikan sejumlah uang.
“Awalnya saya percaya saja karena dia mengaku bisa membantu anak saya bekerja di Damkar. Dia (terlapor) minta uang Rp35 juta dan sudah saya transfer,” jelas Yohanes Tanjung.
Setelah uang ditransfer, lanjut Yohanes, anaknya sempat mengikuti pendaftaran pada September 2025 lalu, namun tidak lulus.
Lalu terlapor ini kembali meyakinkan korban untuk mencoba lagi untuk mendaftar pada Desember 2025.
BACA JUGA:DPO Kasus Penipuan Rp843 Juta Akhirnya Ditangkap, Mailan Mangkir Saat Dieksekusi
“Dia bilang daftar lagi pada bulan Desember 2025, tapi ternyata tidak ada penerimaan sama sekali, dari situlah saya mulai curiga,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




