Banner Pemprov

Sering Terjadi Saat Mudik: Terlalu Banyak Oleh-oleh Ternyata Bisa Mengurangi Jarak Tempuh Mobil Listrik

Sering Terjadi Saat Mudik: Terlalu Banyak Oleh-oleh Ternyata Bisa Mengurangi Jarak Tempuh Mobil Listrik

Sering Terjadi Saat Mudik: Terlalu Banyak Oleh-oleh Ternyata Bisa Mengurangi Jarak Tempuh Mobil Listrik--

SUMEKS.CO - Membawa banyak oleh-oleh saat perjalanan mudik merupakan kebiasaan yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Namun pada kendaraan listrik, jumlah muatan yang terlalu berat ternyata dapat memengaruhi daya jelajah kendaraan secara signifikan. 

Semakin besar beban yang dibawa, semakin besar pula energi yang dibutuhkan kendaraan untuk bergerak. Kondisi ini menyebabkan konsumsi baterai meningkat sehingga jarak tempuh mobil listrik dapat berkurang lebih cepat dari perkiraan.

Fenomena ini sering tidak disadari karena perubahan jarak tempuh tidak selalu terlihat secara langsung. Banyak pengemudi baru menyadari ketika indikator estimasi jarak pada dashboard kendaraan mulai turun lebih cepat dari biasanya. 

Pada perjalanan mudik yang jaraknya bisa mencapai ratusan kilometer, manajemen beban kendaraan menjadi faktor penting untuk menjaga efisiensi energi mobil listrik.

BACA JUGA:Cara Pakai Fitur V2L Mobil Listrik untuk Kendaraan Darurat di Jalan: Masak Air Hingga Cas HP Saat Mudik

BACA JUGA:Panduan Lengkap 4 Jenis Charging Station Mobil Listrik saat Mudik Lebaran 2026

Mobil listrik bekerja dengan sistem motor listrik yang mengubah energi dari baterai menjadi tenaga gerak. Ketika kendaraan membawa beban lebih berat, motor harus bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga yang cukup agar kendaraan tetap melaju. 

Energi tambahan tersebut diambil langsung dari baterai sehingga mempercepat penurunan kapasitas energi yang tersedia.

Menurut penjelasan dari lembaga energi dunia International Energy Agency, efisiensi kendaraan listrik sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti berat kendaraan, kondisi jalan, serta gaya berkendara. 

Peningkatan berat kendaraan dapat meningkatkan konsumsi energi karena motor listrik harus mengatasi gaya inersia yang lebih besar saat kendaraan bergerak.

BACA JUGA:Mengapa Honda ‘Matikan’ Produksi Honda Jazz di Indonesia Tahun 2021, Disaat Mobil Ini Makin Banyak Peminatnya

BACA JUGA:Motor Listrik Maxi Termurah! Polytron Fox S Tawarkan Desain Premium dan Fitur Modern, Untuk Mobilitas Harian

Selain berat muatan, distribusi beban juga memengaruhi performa kendaraan. Barang yang ditumpuk terlalu banyak pada bagian belakang kendaraan dapat mengubah keseimbangan kendaraan serta meningkatkan tekanan pada roda belakang. 

Hal ini dapat menambah hambatan gulir pada ban sehingga kendaraan membutuhkan energi lebih besar untuk bergerak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait