Banner Pemprov

Akses Jalan Dibangun Tembok Sempat Dibongkar Namun Dipasang Rantai, 7 KK di Palembang Terancam Terisolir

Akses Jalan Dibangun Tembok Sempat Dibongkar Namun Dipasang Rantai, 7 KK di Palembang Terancam Terisolir

Sebanyak tujuh (7) kepala keluarga (KK) di Kota Palembang Terancam Terisolir, lantaran akses jalan utama menuju rumah mereka dibangun tembok beton.-Dok.Sumeks.co-

PALEMBANG, SUMEKS.CO - Sebanyak tujuh (7) kepala keluarga (KK) di Kota Palembang Terancam Terisolir, lantaran akses jalan utama menuju rumah mereka dibangun tembok beton, Minggu 15 Maret 2026.

Meski tembok jalan tersebut sempat dibongkar pihak Satpol-PP Palembang, namun malah kembali dipasang Rantai bahkan digembok, sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari warga sekitar.

Pertikaian antar warga tersebut terjadi di Jalan Putri Rambut Selako, RT 16, RW 07, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang.

Salah seorang warga setempat, Yuni menuturkan bahwa ia sangat menyayangkan karena sudah ada surat peringatan untuk pembongkaran oleh Satpol-PP Palembang, namun setelah dibongkar malah ditutup kembali.

BACA JUGA:Siap-siap! Kemenkum Rekomendasikan Penutupan 885 Situs Pelanggar Kekayaan Intelektual

BACA JUGA:Warga Diimbau Waspadai Penutupan Jalan untuk Acara 'Palembang Darussalam Bersholawat' di Jakabaring

Menurutnya, penutupan jalan akses utama warga ini jelas dinilai sudah melangkahi aturan pemerintah. Sehingga patut diberikan sanksi.

Berdasarkan itu, Yuni berharap adanya bantuan dari Walikota Palembang, Ratu Dewa dan Wakil Walikota Prima Salam untuk menyelesaikan masalah penutupan jalan yang kedua kali dilakukan warga ini.

Menurut Yuni, ini merupakan jalan akses utama dan sudah ada sebelum dirinya lahir. 

"Ada sekitar 6 atau 7 rumah yang terganggu atas penutupan jalan tersebut," tandasnya.

Tempat yang sama, Atik warga setempat menyatakan bahwa, penutupan jalan tersebut jelas mengganggu aktifitas warga.

Bahkan penutupan ini untuk kedua kalinya menggunakan rantai dan digembok, yang mana sebelumnya jalan tersebut dilakukan penutupan secara permanen dengan tembok beton oleh salah satu warga yang juga tinggal persis disamping pintu masuk jalan tersebut.

BACA JUGA:250 KK Terdampak Akibat Banjir dan Akses Jalan Desa Kayuara Rusak

BACA JUGA:Kucuran Bangubsus Rp 12 Miliar dari Herman Deru Bikin Akses Jalan Tugu Kerbau-Perbatasan OKI Makin Layak

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait