Banner Pemprov

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayatollah Ali Khamenei, Bagaimana Reakasi Warga Iran?

Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Gantikan Ayatollah Ali Khamenei, Bagaimana Reakasi Warga Iran?

Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Baru Pasca Serangan Teheran--

Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Baru Usai Serangan di Teheran

Teheran, SUMEKS.CO- Iran akhirnya menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi baru Republik Islam Iran.

Penunjukan Mojtaba Khamenei setelah serangan udara AS- Isral menargetkan kantor pemimpin sebelumnya, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei, di pusat Teheran pada akhir Februari 2026.

Penunjukan Mojtaba Khamenei tersebut diumumkan oleh Majelis Khobregan (Assembly of Experts), lembaga ulama yang secara konstitusional memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi Iran.

BACA JUGA:Perang AS-Iran Memanas, Pentagon Umumkan Korban Ketujuh Pasukan Amerika Serikat

BACA JUGA:Catur Iran: Ketika Wilayatul Faqih Mengubah Logika Kekuasaan

Mojtaba Khamenei menjadi pemimpin ketiga Republik Islam Iran sejak revolusi 1979.

Serangan yang terjadi pada 28 Februari 2026 itu disebut oleh pemerintah Iran sebagai operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel dengan tujuan melemahkan kepemimpinan negara tersebut.

Namun alih-alih memicu ketidakstabilan politik di dalam negeri, peristiwa tersebut justru memicu gelombang mobilisasi publik, meski Ayatollah Seyyed Ali Khamene.

Sejumlah kota besar di Iran dipenuhi warga yang berkumpul di jalan dan alun-alun untuk menyatakan dukungan terhadap sistem politik negaranya.

Tidak lama setelah serangan tersebut, militer Iran juga meluncurkan serangan balasan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah serta target yang terkait dengan Israel.

Ayatollah Mojtaba Khamenei, kini berusia 56 tahun, dikenal sebagai ulama yang lama menekuni pendidikan agama di kota Qom, pusat pendidikan ulama Syiah di Iran.

Selama bertahun-tahun Mojtaba aktif mengajar kajian tingkat lanjut mengenai hukum Islam dan teori fikih. Selain aktivitas akademik, Mojtaba Khamenei juga diketahui memiliki hubungan dekat dengan sejumlah tokoh penting dalam struktur pemerintahan dan militer Iran.

Para pejabat Iran menyatakan bahwa penunjukan Mojtaba Khamenei mencerminkan kelanjutan arah politik yang telah dibangun selama lebih dari tiga dekade terakhir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: