Pesantren Ramadan Lapas Tanjung Raja, Berhasil Hidupkan Spiritualitas Warga Binaan
Warga binaan Lapas Tanjung Raja, antusias mengikuti Pesantren Ramadan. --
OGAN ILIR, SUMEKS.CO - Memasuki pertengahan Ramadan 1447 Hijriah, suasana pembinaan keagamaan bagi warga binaan Lapas Tanjung Raja semakin terasa khusyuk dan penuh semangat.
Terutama melalui program Pesantren Ramadan yang digelar Lapas Tanjung Raja, pada pertengahan Ramadan 1447 Hijriah ini.
Kegiatan pesantren Ramadan yang telah memasuki hari ketujuh di bulan suci Ramadan ini, menjadi momentum memperdalam ilmu agama sekaligus memperkuat keimanan dan ketakwaan.
Pada kajian yang digelar Selasa, 3 Maret 2026, materi yang disampaikan berfokus pada pembahasan seputar puasa di bulan Ramadan.
BACA JUGA:Lapas Tanjung Raja Fasilitasi Silaturahmi Warga Binaan dan Keluarga untuk Berbuka Puasa
Yakni dimulai dari keutamaan puasa, syarat dan rukun, hal-hal yang membatalkan puasa, hingga hikmah yang terkandung di dalamnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti setiap penjelasan, menyimak dengan serius serta aktif dalam sesi tanya jawab.
Tidak sedikit warga binaan yang memanfaatkan kesempatan tersebut, untuk berkonsultasi langsung mengenai persoalan ibadah yang mereka alami sehari-hari.
Program Pesantren Ramadan ini direncanakan berlangsung selama 11 hari, dengan menghadirkan berbagai materi pelajaran ke-Islaman seperti fiqih ibadah, akhlak, tadabbur Al-Qur’an, serta motivasi hijrah dan perbaikan diri.
BACA JUGA:Lapas Tanjung Raja Gelar Seleksi Anggota Tim Kerja Pembangunan Zona Integritas
Materi disampaikan secara bergantian oleh para ustadz yang kompeten dibidangnya, diantaranya, Ustadz Islahudin, Ustadz Yusril, Ustadz Robiansyah, Ustadz Hazirin, dan Ustadz Sabriadi Untung.
Kehadiran para pemateri tersebut memberikan pemahaman yang komprehensif, serta pendekatan yang berbeda-beda, sehingga suasana pembelajaran tetap dinamis dan tidak monoton.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
