Tips Menghilangkan Bau Apek: Bongkar Tuntas Manfaat Fitur Terbaru UV-C Sterilization untuk AC Mobil
AC Mobil Bau Apek Hilang Seketika? Ini Fakta Efektivitas Fitur UV-C Sterilization 2026 yang Disebut Bisa Basmi Jamur Sampai ke Akar--
SUMEKS.CO - Fitur UV-C Sterilization pada AC mobil terbaru 2026 dirancang untuk membasmi jamur, bakteri, dan penyebab bau lembap di dalam sistem pendingin udara dengan memanfaatkan sinar ultraviolet spektrum C.
Mengapa teknologi ini menjadi sorotan? Karena kabin mobil yang tertutup dalam waktu lama berpotensi menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme akibat kelembapan tinggi di evaporator AC, sehingga memicu bau apek dan gangguan kesehatan pernapasan.
Masalah bau lembap pada AC mobil umumnya berasal dari pertumbuhan jamur dan bakteri di evaporator yang selalu berada dalam kondisi dingin dan basah. Ketika AC dimatikan, sisa embun tidak langsung mengering dan menjadi lingkungan ideal bagi mikroorganisme.
Berdasarkan penjelasan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, lingkungan lembap dapat mempercepat pertumbuhan jamur yang berisiko memicu alergi dan iritasi saluran napas.
BACA JUGA:Cara Kerja Fitur Wading Sensor pada Mobil Terbaru 2026 untuk Ukur Kedalaman Banjir
Teknologi UV-C bekerja dengan memancarkan radiasi ultraviolet pada panjang gelombang sekitar 200 hingga 280 nanometer yang mampu merusak materi genetik mikroorganisme.
Organisasi seperti Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menjelaskan bahwa sinar UV-C memiliki kemampuan inaktivasi terhadap berbagai patogen bila digunakan dengan dosis dan paparan yang tepat. Prinsip inilah yang diadaptasi ke dalam sistem AC mobil modern.
Beberapa produsen otomotif global mulai menyematkan modul UV-C kecil di dalam saluran AC, tepatnya dekat evaporator. Ketika mesin dimatikan atau dalam mode sterilisasi tertentu, lampu UV-C akan menyala selama beberapa menit untuk mensterilkan permukaan internal.
Salah satu pabrikan yang memperkenalkan teknologi sanitasi udara canggih pada lini kendaraannya adalah Hyundai Motor Company melalui fitur pembersihan otomatis pada model seperti Hyundai Tucson generasi terbaru di beberapa pasar.
BACA JUGA:Utak-Atik Fitur DMS pada Mobil Modern, Benarkah Bisa Berhenti Otomatis Saat Pengemudi Mengantuk?
BACA JUGA:Nissan Gravite Versi Renault Tribber Mobil Murah Yang Kalau Masuk Indonesia Bakal Dibandrol Berapa?
Efektivitas UV-C dalam konteks otomotif bergantung pada beberapa faktor, termasuk intensitas cahaya, durasi penyinaran, dan desain saluran udara.
Berdasarkan publikasi ilmiah dari berbagai jurnal teknik lingkungan, radiasi UV-C terbukti mampu menurunkan jumlah koloni bakteri dan jamur secara signifikan pada permukaan yang terpapar langsung. Namun efektivitasnya akan berkurang pada area yang tidak terkena sinar secara langsung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
