Royal Enfield Classic 350 2026 Dikabarkan Lebih Halus, Getaran Mesin Berkurang
Royal Enfield Classic 350 versi 2026 disebut akan membawa penyetelan ulang mesin J-series 349 cc dan drivetrain yang lebih halus.--
SUMEKS.CO - Royal Enfield Classic 350 versi 2026 disebut akan membawa penyetelan ulang mesin J-series 349 cc dan drivetrain yang lebih halus.
Di ambil dari berbabagai sumber, Royal Enfield kembali jadi sorotan setelah berbagai bocoran terbaru tentang versi 2026 dari Classic 350 model yang selama ini menjadi ikon motor bergaya retro-cruiser di Indonesia dan banyak negara lain.
Menurut informasi yang beredar di komunitas otomotif dan dari sumber industri, generasi baru Classic 350 akan membawa sejumlah peningkatan yang membuat motor ini lebih halus, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan pengendara masa kini.
Salah satu perubahan signifikan generasi terbaru Classic 350 yang disebut akan hadir adalah penyetelan ulang mesin dan drivetrain untuk mengurangi getaran serta menghadirkan karakter tenaga yang lebih linear.
Meskipun mesin yang digunakan masih berkode J-series 349 cc, Royal Enfield tampaknya memperbaiki mekanisme dan tuning internal sehingga penggunaan harian maupun perjalanan jauh terasa lebih nyaman terutama di putaran rendah hingga menengah.
Getaran yang lebih terkontrol diharapkan jadi salah satu keunggulan utama dibanding model sebelumnya.

Royal Enfield Classic 350 versi 2026 disebut akan membawa penyetelan ulang mesin J-series 349 cc dan drivetrain yang lebih halus.--
Selain itu, rumor juga menyebutkan bahwa model 2026 akan mendapatkan beberapa detail refinement pada sasis dan sistem suspensi.
Hal ini bertujuan meningkatkan keseimbangan antara kenyamanan dan handling, khususnya di berbagai kondisi jalan yang sering ditemui di kota maupun luar kota.
BACA JUGA:Buah Bibir Riders Eropa, Ternyata Ini Rahasia Dapur Pacu Royal Enfield Machismo 350
BACA JUGA:Royal Enfield Interceptor 650: Mesin Lebih Halus, Sensasi Klasik yang Naik Kelas
Suspensi bisa jadi disetel ulang supaya lebih forgiving terhadap permukaan tidak rata tanpa mengorbankan stabilitas saat bermanuver.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:










