Pladikjut Mapala Palaspa di Gunung Dempo Pagaralam, Bentuk Karateristik Calon Anggota Baru
Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) calon anggota (CA), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Universitas PGRI Palembang (Palaspa) menggelar Pelatihan Didikan Lanjutan (Pladikjut) ke-30 di kawasan kebun teh Gunung Dempo, Kota Pagaralam.-Dok.Sumeks.co-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) calon anggota (CA), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Universitas PGRI PALEMBANG (Palaspa) menggelar Pelatihan Didikan Lanjutan (Pladikjut) ke-30 di kawasan kebun teh Gunung Dempo, Kota Pagaralam.
Kegiatan yang digelar 22-27 Januari 2026 ini, diikuti delapan peserta yang berasal dari mahasiswa-mahasiswi program studi berbagai fakultas yang ada di Universitas PGRI Palembang.
Ketua Umum Palaspa Delfan Fisela mengatakan, kegiatan Pladikjut ke-30 ini merupakan tahapan lanjutan dari proses rekrutmen calon anggota baru Palaspa. Setelah sebelumnya mereka mengikuti Pendidikan Latihan Dasar (Pladiksar) ke-30 yang dilaksakan pada November dan Desember 2025 lalu.
"Kegiatan Pladikjut ke-30 ini bertujuan membentuk karakter calon anggota Palaspa, melalui penerapan prinsip-prinsip Seven Habits yang merupakan unsur inti membangun efektivitas pribadi, tim dan organisasi sebagai soft skill. Serta mendalami bidang hard skill, dengan mempraktekkan berbagai materi di bidang pecinta alam yang telah diberikan sebelumnya, saat mengikuti Pladiksar. Khususnya Divisi Gunung Hutan, Panjat Tebing, Lingkungan Hidup dan Arung Jeram, " ungkapnya.
BACA JUGA:Dukung Pendidikan Inklusif dan Berkelanjutan, PTBA Salurkan Beasiswa Ayo Sekolah
Mahasiswa Program Study Olahraga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini menjelaskan, pembentukan karakter melalui penerapan prinsip-prinsip yang ada dalam Seven Habits. Diharapkan membuat calon anggota Palaspa dapat bertindak pro aktif, dalam berbagai hal dan menyusun rencana sebelum melakukan sesuatu.
Setelah mengikuti Pladikjut ke-30 ini, calon anggota dapat mengatur waktu dan tidak menunda-nunda dalam melakukan sesuatu, serta mendahulukan hal paling penting lebih dulu.
"Berfikir sebagai pemenang, tidak egois dan memikirkan diri sendiri. Mereka juga diajarkan pentingnya mendiagnosis dan mendengarkan terlebih dulu, sebelum mengungkapkan pendapat dalam komunikasi," jelasnya.
Lebih jauh dijelaskan Delfan, calon anggota Palaspa juga diajarkan membiasakan diri bersinergi dan bekerjasama dengan siapapun, dalam berbagai kegiatan dimana pun.
Serta selalu berusaha mengasah dan meningkatkan kemampuan diberbagai bidang. Selain memahami prinsip-prinsip dalam Seven Habits, calon anggota Palaspa juga diberikan materi tentang sosial pedesaan dan dinamika kelompok.
"Alhamdulillah, pelaksanaan Pladikjut ke-30 berjalan dengan lancar, tanpa kendala apapun. Semua panitia pelaksana dan peserta Pladikjut ke-30 dalam kondisi baik dan sudah kembali ke Palembang," ucapnya.
BACA JUGA:Deni Bahagia Emban Pendidikan Tinggi di UT Palembang, Serukan Disabilitas Percaya Diri untuk Kuliah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






