Sejarah Kue Keranjang, Hidangan Khas Perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek
Kue keranjang merupakan makanan tradisional yang menjadi ciri khas perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek.--sumeks.co
SUMEKS.CO - Kue keranjang merupakan makanan tradisional yang menjadi ciri khas perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek
Kue ini hampir selalu hadir sebagai sajian, bisa dibilang wajib ada saat menyambut pergantian tahun lunar.
Selain kue keranjang juga dikenal dengan nama nian gao oleh masyarakat Cina dan memiliki makna filosofis yang mendalam.
Kata 'nian gao' melambangkan harapan peningkatan rezeki, keberuntungan, serta kehidupan yang lebih baik setiap tahun.
BACA JUGA: Wajib Masuk Menu Harian! Ini 10 Bukti Lobak Bisa Bikin Badan Lebih Fit
BACA JUGA: 5 Tips Dokter Menghindari Paparan Gas Air Mata, Yang Lebih Efektif Lagi Terima Aspirasi Rakyat
Secara historis, kue keranjang telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dan berkaitan dengan tradisi agraris masyarakat Tiongkok kuno.
Makanan ini awalnya dibuat sebagai persembahan kepada dewa dan leluhur menjelang pergantian tahun.
Nah, dalam kepercayaan tradisional, kue keranjang juga digunakan dalam ritual penghormatan kepada Dewa Dapur. Persembahan tersebut dipercaya membawa laporan baik tentang keluarga kepada penguasa langit.
Tekstur kue keranjang yang lengket dan rasanya yang manis memiliki simbol tersendiri dalam budaya Cina.
BACA JUGA: 5 Olahraga Ringan Yang Bisa Dilakukan Di Rumah, Tetap Efektif Bakar Kalori Tanpa Perlu Ke Gym
BACA JUGA: Daftar Manfaat Buah Alpukat: Sumber Lemak Baik yang Menyehatkan Otak dan Jantung
Kelengketannya melambangkan eratnya hubungan keluarga, sementara rasa manis melambangkan harapan hidup harmonis.
Kue keranjang mengalami adaptasi dalam cara penyajian dan pengolahan di sejumlah daerah. Selain dimakan langsung, kue ini sering diolah menjadi hidangan goreng atau campuran makanan lainnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




