Manfaat Mematikan Idling Stop System Saat Terjebak Banjir, Lebih Aman Meski Sedikit Kurang Irit BBM
Manfaat Mematikan Idling Stop System Saat Terjebak Banjir, Lebih Aman Meski Sedikit Kurang Irit BBM--Doc sumeks.co
SUMEKS.CO,- Musim hujan yang melanda berbagai wilayah di Indonesia, kerap memicu genangan air hingga banjir di sejumlah ruas jalan.
Kondisi ini membuat pengendara mobil harus lebih waspada, terutama bagi pengguna mobil keluaran terbaru yang telah dibekali fitur Idling Stop System (ISS).
Meski dikenal sebagai teknologi hemat bahan bakar, ISS justru disarankan dimatikan saat mobil terjebak banjir.
Lantas, apakah keputusan ini membuat konsumsi BBM lebih boros, atau justru membawa manfaat besar bagi keselamatan mesin? Simaklebih lanjut yang dirangkum dari berbagai sumber Minggu 1 Februari 2026.
BACA JUGA:Spesifikasi Mazda CX-9: Mesin Skyactiv-G Turbo, Interior Luas dan Fitur Keselamatan i-Activsense
Idling Stop System merupakan fitur yang secara otomatis mematikan mesin ketika mobil berhenti, seperti saat macet atau lampu merah, lalu menyalakannya kembali ketika pedal rem dilepas.
Dalam kondisi jalan normal, fitur ini terbukti efektif menekan konsumsi BBM dan emisi gas buang. Namun, situasinya sangat berbeda ketika mobil berada di genangan air atau banjir.

Fitur berlogo A merupakan fitur Idling Stop System (IIS) yang disematkan didasbord mobil--Doc sumeks.co
- Risiko ISS Aktif Saat Terjebak Banjir
Salah satu risiko terbesar jika ISS tetap aktif di kondisi banjir adalah potensi air masuk ke ruang mesin.
Ketika mobil berhenti di genangan, sistem ISS dapat mematikan mesin secara otomatis.
Saat mesin kembali menyala, ada kemungkinan air tersedot ke dalam ruang bakar melalui saluran udara, terutama jika ketinggian air mendekati filter udara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



