Motor Sama Tapi Tahun Beda, Harga Jual Kembali NIK 2025 vs NIK 2026 Ternyata Jomplang di Akhir Januari
Motor Sama Tapi Tahun Beda, Harga Jual Kembali NIK 2025 vs NIK 2026 Ternyata Jomplang di Akhir Januari--
SUMEKS.CO - Pasar motor bekas di akhir Januari mendadak ramai oleh satu pertanyaan yang sama, apa yang sebenarnya terjadi dengan nilai jual kembali motor ber-NIK 2025 dan NIK 2026 dan kenapa selisih harganya bisa terasa signifikan meski usianya terpaut tipis.
Fenomena ini bukan sekadar isu musiman, melainkan dampak langsung dari perubahan regulasi, strategi industri, dan perilaku pasar yang mulai bergeser sejak awal tahun.
Komparasi resale value antara motor NIK 2025 dan NIK 2026 menjadi sorotan karena secara logika awam perbedaannya tidak terlalu jauh. Namun di lapangan, motor dengan NIK 2026 cenderung lebih stabil harganya, sementara NIK 2025 mulai mengalami koreksi lebih cepat.
Kondisi ini dipengaruhi oleh persepsi konsumen terhadap usia kendaraan, kepatuhan regulasi, dan kesiapan menghadapi standar emisi terbaru.
BACA JUGA:5 Rekomendasi Motor Bekas Harga Mulai Rp 3 Jutaan di Januari 2026, Cocok untuk Kurir
Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia, penjualan motor baru sepanjang tahun sebelumnya menunjukkan tren konsumen yang semakin sensitif terhadap tahun registrasi kendaraan.
Tahun NIK kini tidak lagi sekadar angka administratif, tetapi dianggap sebagai indikator masa pakai, relevansi teknologi, dan kemudahan jual kembali. Efeknya terasa langsung di pasar motor bekas.
Di sejumlah sentra motor bekas, selisih harga antara unit NIK 2025 dan NIK 2026 untuk model yang sama bisa mencapai satu hingga dua juta rupiah, tergantung merek dan segmen. Motor skutik harian menjadi contoh paling jelas.
Unit NIK 2026 lebih cepat laku karena dianggap lebih aman untuk disimpan jangka menengah. Sementara NIK 2025 mulai dinegosiasi lebih agresif oleh pembeli.
BACA JUGA:Daftar Motor Bekas di Bawah Rp 10 Juta: Ini Rekomendasi Pilihan Hemat untuk Kendaraan Harian
BACA JUGA:Harga Motor Bekas Honda PCX 160 Per Januari 2026: Skutik Premium Jadi Lebih Terjangkau
Menurut keterangan dari pelaku usaha motor bekas yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Sepeda Motor Bekas Indonesia, konsumen saat ini sangat memperhatikan tahun di STNK karena berpengaruh langsung pada kemudahan jual kembali.
Motor dengan NIK lebih muda dinilai lebih fleksibel saat dijual ulang dan tidak terlalu tertekan harga dalam dua sampai tiga tahun ke depan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



