Baterai Solid-State Akhirnya Jadi Kenyataan? Tahun 2026 Jadi Titik Balik Mobil Listrik, Ini Dampaknya
Mobil listrik siap naik level. Baterai solid-state mulai diproduksi 2026 dengan klaim lebih aman, cepat diisi, dan jarak tempuh lebih panjang.--
Baterai Solid-State Akhirnya Jadi Kenyataan? Tahun 2026 Disebut Jadi Titik Balik Mobil Listrik Dunia
SUMEKS.CO - Tahun 2026 diprediksi akan menjadi momen penting dalam sejarah kendaraan listrik.
Setelah bertahun-tahun hanya menjadi janji teknologi masa depan, baterai solid-state kini mulai keluar dari laboratorium dan masuk ke tahap produksi serta pengujian nyata di kendaraan.
Sejumlah produsen otomotif global, terutama dari China, Amerika Serikat, dan Eropa, mengonfirmasi bahwa 2026 adalah awal era baru bagi mobil listrik era di mana jarak tempuh lebih jauh, pengisian daya lebih cepat, dan tingkat keamanan yang lebih tinggi bukan lagi sekadar wacana.
Salah satu pemain besar yang mencuri perhatian adalah Geely Auto. Grup otomotif asal China ini memastikan akan memulai produksi paket baterai solid-state pada 2026, sekaligus mengujinya langsung di kendaraan nyata.
Langkah ini menjadikan Geely sebagai salah satu pelopor dalam komersialisasi teknologi baterai generasi baru, Baterai Solid-State.
Mengapa Baterai Solid-State Disebut Revolusioner? Baterai solid-state digadang-gadang sebagai penerus baterai lithium-ion yang saat ini digunakan hampir di semua mobil listrik. Perbedaan utamanya terletak pada elektrolit.
Pada baterai lithium-ion konvensional, elektrolit berbentuk cair atau gel. Sementara pada baterai solid-state, elektrolit tersebut digantikan dengan material padat. Perubahan ini membawa dampak besar pada performa dan keamanan.
BACA JUGA:Chery Bikin Geger, Baterai Solid-State Bisa Tempuh 1.300 Km Sekali Cas, Bisa Mudik Dengan Nyaman
Secara sederhana, baterai solid-state menawarkan:
Keamanan lebih tinggi, karena risiko kebocoran dan kebakaran jauh lebih kecil
Kepadatan energi lebih besar, sehingga jarak tempuh kendaraan bisa meningkat drastis
Pengisian daya lebih cepat, karena struktur internal baterai lebih stabil
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:






