Banner Pemprov
Pemkot Baru

Klaim Santunan Kematian Bagi Warga Muara Enim Bisa Lewat Aplikasi Asmara Membara

Klaim Santunan Kematian Bagi Warga Muara Enim Bisa Lewat Aplikasi Asmara Membara

Bupati Muara Enim, H Edison SH.--

MUARA ENIM, SUMEKS.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim resmi memberlakukan program Santunan Kematian bagi masyarakat yang meninggal dunia

Klaim Santunan Kematian tersebut dapat dilakukan melalui Aplikasi/Website Asmara Membara (Aplikasi Santunan Kematian bagi Masyarakat Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera) dengan alamat https://asuransi.muaraenimkab.go.id/ 

Bupati Muara Enim H Edison SH, telah menerbitkan surat edaran pemberlakuan Program Santunan Kematian, dengan besaran nilainya Rp3.000.000 per jiwa.

"Program Santunan Kematian ini dengan skema sementara menggantikan Asuransi Kematian setelah regulasi tentang Santunan Kematian disahkan," ujar Edison, Rabu 21 Januari 2026.

BACA JUGA:Bahas Rencana Aksi, Pemkab Muara Enim Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

BACA JUGA:AKBP Hendri Syaputra Resmi Jabat Kapolres Muara Enim

Dalam surat edaran itu, Edison menegaskan bahwa, masyarakat Kabupaten Muara Enim yang mendapatkan Santunan Kematian bukan merupakan ASN, TNI/Polri, Pegawai BUMN/BUMD/BUMS dan pensiunannya.

"Selain itu, bukan yang meninggal diakibatkan karena bunuh diri, hukuman mati sebagai akibat putusan pengadilan, melakukan tindak kejahatan atau perbuatan pidana, dan menggunakan narkotika, psikotropika, minuman keras dan zat adiktif lainnya," tegasnya.

Lanjut Edison, masyarakat Kabupaten Muara Enim yang dapat mengajukan klaim Santunan Kematian adalah masyarakat meninggal dunia yang berumur 0 tahun sampai dengan meninggal yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1-5.

BACA JUGA:Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Gunung Megang Muara Enim Terbakar

BACA JUGA:Edison Harapkan Tol Muara Enim-Prabumulih Tidak Tertunda, Tim BPK Sudah Turun Cek Kondisi Terakhir

"Pengajuan klaim Santunan Kematian disampaikan ke Kantor Dinas Sosial Kabupaten Muara Enim pada hari dan jam kerja, untuk selanjutnya akan diproses pencairan ke rekening ahli waris yang sebelumnya diverifikasi oleh tim verifikator Dinsos Muara Enim," bebernya.

Adapun untuk pengajuan klaim Santunan Kematian harus memenuhi sejumlah persyaratan yang sudah ditentukan.

Mulai dari mengisi Blangko pengajuan klaim oleh ahli waris, membuat Surat Keterangan Kematian (asli/fotokopi dilegalisir) dari Rumah Sakit (apabila meninggal di Rumah Sakit), dari Kepala Desa/Lurah, dan dari Kepolisian (apabila meninggal kecelakaan).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: