NU Tetapkan Awal Sya’ban Hari Ini 20 Januari 2026, Muhammadiyah: Ramadan 18 Februari
LF PBNU menetapkan awal Sya’ban 1447 H pada 20 Januari 2026 berdasarkan rukyatul hilal, sementara Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada 18 Februari 2026 melalui hisab KHGT.--
LF PBNU Tetapkan Awal Sya’ban 1447 H 20 Januari 2026, Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 18 Februari 2026
SUMEKS.CO- Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) secara resmi menetapkan awal bulan Sya’ban 1447 Hijriah jatuh pada Selasa Pahing, 20 Januari 2026 M, dimulai sejak malam Selasa.
Penetapan tersebut didasarkan pada hasil rukyatul hilal yang dilaksanakan pada Senin 9 Januari 2026.
Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026 yang dikeluarkan LF PBNU pada Senin, 19 Januari 2026.
Dalam pengumuman itu disebutkan bahwa terdapat lokasi yang berhasil melihat hilal 1 Sya’ban 1447 H.
“Awal bulan Sya’ban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing 20 Januari 2026 M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah,” demikian bunyi pengumuman LF PBNU.
Adapun lokasi yang berhasil melihat hilal berada di POB Cibeas, Sukabumi, Jawa Barat. Rukyatul hilal tersebut diselenggarakan oleh LF PBNU bersama BHRD Sukabumi dan Pondok Pesantren Daarul Hikam Cibereum.
Hilal terlihat pada pukul 18.31 WIB menggunakan teleskop tanpa kamera dan dapat diamati dengan mata telanjang.
BACA JUGA:Musyawarah Kubro Lirboyo Tetapkan Langkah Penyelesaian Konflik PBNU
Para saksi yang melihat hilal di antaranya KH Aang Yahya, KH Asep Syafruddin, KH Anshori Fudholi, dan Ust Uzen.
Berdasarkan penetapan tersebut, Nisfu Sya’ban 1447 H dipastikan jatuh pada Selasa Legi, 3 Februari 2026 M, dimulai sejak malam Selasa.
LF PBNU juga menginstruksikan seluruh jajaran Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU se-Indonesia untuk menyebarluaskan ikhbar awal Sya’ban kepada warga Nahdlatul Ulama.
Sementara itu, Pimpinan Pusat Muhammadiyah secara terpisah telah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu Legi, 18 Februari 2026 M.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



