Telkomsel Bongkar Momen Emas Ramadan: Trafik Digital di Waktu Sahur, Peak Hour Terbaik Bikin Iklan Auto-Nempel
Telkomsel bongkar momen emas’ ramadan, trafik digital meledak 87% di waktu sahur, peak hour terbaik yang bikin iklan ‘auto-nempel’--
JAKARTA, SUMEKS.CO - Menyambut Ramadan, Telkomsel melalui Telkomsel Enterprise menerbitkan whitepaper “DigiAds Ramadan Insight 2026: Weaving Threads of Impact to Win Ramadan”, 19 Januari 2026 .
Ini adalah sebuah panduan berbasis data untuk membantu brand dan pelaku bisnis menyusun kampanye Ramadan yang lebih relevan, presisi, dan berdampak.
Mengacu pada insight dari Ramadan 2025, engagement pelanggan meningkat hingga 112% dibanding hari biasa, di antaranya didorong oleh aktivitas social media (+3% YoY), belanja online (+8% YoY), serta layanan keuangan (+8% YoY).
Strategi pemasaran digital-first menjadi semakin krusial, terutama bagi brand menjelang Ramadan 2026.
BACA JUGA:Jaga Konektivitas Warga di Huntara, Telkomsel Perkuat Akses Internet
BACA JUGA:36 GraPARI Telkomsel di Aceh dan Sumut Siap Berikan Kemudahan Layanan Pascabencana
VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel, Arief Pradetya, menyatakan, Kekuatan kampanye bukan hanya tentang seberapa luas pesan tersampaikan, tetapi juga seberapa relevan dan bermakna pesan tersebut bagi audiens.
“Dengan analisis mendalam berbasis data survey dan insight dari basis pelanggan terbesar dan terluas di Indonesia, kami ingin membantu pelaku industri memaksimalkan peluang di tengah kompleksitas perilaku konsumen digital yang terus berkembang.”
Micro-Moments yang Menentukan: Sahur, Zuhur, dan Buka Puasa
Whitepaper ini menyoroti bahwa banyak brand masih bisa lebih maksimal pilih waktu beriklan, terutama di momen-momen spesifik (micro-moments) yang jadi puncak trafik digital. Tiga waktu terbaik yang direkomendasikan:
BACA JUGA:Telkomsel Hadirkan Keandalan Jaringan, Siapkan 45 Ton BBM Dukung Pemulihan Pascabencana di Sumatera
• Sahur (03:00-05:00): aktivitas digital naik >87% dan trafik TV naik >88%.
• Zuhur (11:00-14:00): lonjakan browsing dan akses social media.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



