Banner Pemprov
Pemkot Baru

Face ID vs Touch ID: Dua Cara iPhone Mengenali Penggunanya!

Face ID vs Touch ID: Dua Cara iPhone Mengenali Penggunanya!

Face ID dan Touch ID sama-sama diciptakan Apple sebagai cara otentikasi biometrik di iPhone, tetapi keduanya lahir dari filosofi yang berbeda tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan perangkat. --

SUMEKS.CO - Face ID dan Touch ID sama-sama diciptakan Apple sebagai cara otentikasi biometrik di iPhone, tetapi keduanya lahir dari filosofi yang berbeda tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan perangkat. 

Touch ID berangkat dari gagasan bahwa sentuhan adalah bahasa paling alami antara manusia dan mesin.

Sensor sidik jari yang tertanam di tombol Home (atau di tombol daya pada beberapa model iPad) membaca pola unik garis kulit, lalu mencocokkannya dengan data yang tersimpan secara aman di chip perangkat.

Proses ini cepat, sederhana, dan terasa intuitif: jari yang sama yang digunakan untuk menekan tombol juga menjadi kunci membuka dunia digital. Touch ID memberi rasa kepemilikan yang sangat personal, seolah perangkat hanya mengenali sentuhan pemiliknya.

BACA JUGA:Update iOS 18 Tersedia untuk iPhone Apa? Hadir dengan Fitur Andalan, Ini Model yang Bisa Download Sekarang

BACA JUGA:Apple Siapkan iPhone Fold, Ponsel Lipat Pertama dengan Desain Persegi Mirip iPad Mini


Face ID dan Touch ID sama-sama diciptakan Apple sebagai cara otentikasi biometrik di iPhone, tetapi keduanya lahir dari filosofi yang berbeda tentang bagaimana manusia berinteraksi dengan perangkat. --

Face ID hadir dengan ambisi yang lebih futuristik. Alih-alih mengandalkan sentuhan, Apple mengajak pengguna untuk sekadar menatap layar. Sistem kamera TrueDepth memproyeksikan ribuan titik inframerah ke wajah, membangun peta tiga dimensi yang sangat detail.

Teknologi ini tidak hanya mengenali bentuk wajah, tetapi juga mampu beradaptasi terhadap perubahan sehari-hari: rambut yang dipotong, tumbuhnya jenggot, bahkan penggunaan kacamata.

Perbedaan mendasar juga terlihat dari konteks penggunaannya. Touch ID lebih cocok untuk situasi di mana wajah sulit dikenali, misalnya saat memakai masker atau ketika perangkat diletakkan di meja.

Sebaliknya, Face ID unggul ketika tangan sedang sibuk atau kotor, karena tidak perlu menyentuh apa pun.

BACA JUGA:Update Harga iPhone All Series di Januari 2026: Seri 13, 14, 15, 16, Air dan 17 Pro Max

BACA JUGA:iPhone Air 2 Dikabarkan Rilis September 2026, Batal Ditunda ke 2027

Dari sisi keamanan, Face ID dirancang dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi: kemungkinan orang lain bisa menipu sistem jauh lebih kecil dibanding sidik jari, karena peta wajah tiga dimensi lebih sulit dipalsukan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait