Bangun Berkah Properti (BBP) Fokus Tingkatkan Mutu dan Kualitas Pembangunan
Bangun Berkah Properti (BBP) menggelar Rapat Kerja (RaKer )Tahunan sebagai agenda evaluasi kinerja sekaligus penegasan komitmen perusahaan dalam meningkatkan mutu pembangunan serta kualitas pelayanan kepada klien.--
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Bangun Berkah Properti (BBP) dikenal sebagai kontraktor yang sudah banyak membangun rumah-rumah mewah di sumatera selatan menggelar Rapat Kerja Tahunan (RaKer) sebagai agenda evaluasi kinerja sekaligus penegasan komitmen perusahaan dalam meningkatkan mutu pembangunan serta kualitas pelayanan kepada klien.
Raker yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Hayo pada 8 Januari 2026 ini menjadi momentum penting bagi BBP untuk memperkuat sistem pengendalian kualitas bangunan.
Fokus utama diarahkan pada pengujian material-material bangunan yang beredar di Sumatera Selatan, guna memastikan hanya material yang benar-benar layak dan berkualitas yang digunakan dalam setiap proyek.
Selain itu, BBP juga mulai menerapkan sistem kerja terintegrasi melalui aplikasi khusus, yang bertujuan memudahkan tim dalam menjaga kualitas, transparansi, dan profesionalisme pekerjaan.
BACA JUGA:Komisi III DPRD Banyuasin Desak BBPJN Percepat Perbaikan Jalan Lintas Timur Palembang–Betung
BACA JUGA:Hasil BBPOM: Menu MBG di Pedamaran OKI Terkontaminasi Bakteri E Coli
Kegiatan ini turut dihadiri oleh tamu undangan, di antaranya Bapak Arif Rahman selaku Ketua IIBF(Indonesian Islamic Business Forum) Kota Palembang dan Bapak Syahril selaku Ketua IIBF Sumatera Selatan, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kualitas dan profesionalisme di sektor konstruksi.

Bangun Berkah Properti (BBP) menggelar Rapat Kerja (RaKer )Tahunan sebagai agenda evaluasi kinerja sekaligus penegasan komitmen perusahaan dalam meningkatkan mutu pembangunan serta kualitas pelayanan kepada klien.--
CEO Bangun Berkah Properti, Ade Wijaya, ST, menyampaikan bahwa sejak awal berdirinya BBP dari skala UMKM hingga menjadi perusahaan konstruksi yang dipercaya kepuasan pelanggan dan kualitas bangunan selalu menjadi prioritas utama.
“Di awal membangun BBP, ada masa di mana kami harus mengesampingkan keuntungan, bahkan pernah mengalami penurunan demi memastikan klien puas bekerja sama dengan kami. Bagi saya, kepuasan pelanggan adalah kebahagiaan,” ujarnya.
Menurut Ade, sebagai pelaku kreatif di bidang konstruksi, hasil karya jauh lebih penting daripada sekadar keuntungan.
“Ketika saya puas dengan kualitas dan kerapian hasil bangunan, klien pun akan merasakan hal yang sama. Dari situlah kepercayaan tumbuh, dan rezeki sering datang dari arah lain melalui rekomendasi serta relasi klien yang telah mempercayakan bangunannya kepada BBP,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



