Mulai 2026, Pemprov Sumsel Terapkan Aturan Seragam ASN, Herman Deru Turun Langsung Cek Atribut Pegawai
Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Cik Ujang.-foto: dok-
PALEMBANG, SUMEKS.CO - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan resmi menerapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 10 Tahun 2024 tentang Pakaian Dinas Aparatur Sipil Negara (ASN).
Penerapan regulasi tersebut ditandai dengan Apel Gabungan ASN perdana Tahun 2026 yang dipimpin langsung Gubernur Sumsel Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang (HDCU), Senin 5 Januari 2026 pagi.
Apel gabungan ini menjadi momentum penegakan disiplin dan keseragaman ASN sesuai regulasi nasional, sekaligus penegasan komitmen Pemprov Sumsel dalam membangun birokrasi yang profesional tanpa mengesampingkan kesejahteraan aparatur.
Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa penerapan Permendagri Nomor 10 Tahun 2024 tidak semata-mata mengatur atribut pakaian dinas, tetapi juga mencerminkan kedisiplinan, kerapian, serta wibawa ASN sebagai pelayan masyarakat.
BACA JUGA:Jaksa Tegas Tolak Eksepsi, 'Crazy Rich' Tulung Selapan Haji Sutar Cs Menanti Putusan Sela Hakim
BACA JUGA:Ahli Meringankan Absen, Sidang Perusakan Fasilitas Umum Jelang Demo DPRD Sumsel Ditunda
“Pakaian dinas adalah identitas ASN. Dari situlah kedisiplinan, kerapian, dan wibawa sebagai pelayan publik tercermin. Karena itu, penerapan Permendagri ini harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Herman Deru.
Sebagai bentuk keseriusan, Gubernur Herman Deru bersama Wakil Gubernur Cik Ujang turun langsung mengecek barisan apel, memastikan seluruh ASN mengenakan atribut lengkap sesuai ketentuan, termasuk penggunaan topi mutz.
Pada kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyampaikan apresiasi atas kinerja kolektif ASN Pemprov Sumsel yang telah mengantarkan provinsi ini meraih berbagai capaian strategis dan penghargaan nasional dalam kurun lebih dari sepuluh bulan kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur.
“Capaian dan penghargaan yang kita raih bukan hasil kerja saya dan Pak Wagub semata, tetapi kerja kolektif seluruh ASN Pemprov Sumsel. Untuk itu, saya bangga dan berterima kasih kepada seluruh ASN,” ujarnya.
BACA JUGA: Nataru, Bandara SMB II Palembang Catat Kenaikan 9,8 Persen dan Operasikan 19 Extra Flight
BACA JUGA:Ratu Dewa Dukung Optimalisasi Aset PT Pelindo 200 Hektare di Kawasan Sungai Lais
Ia memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif, mulai dari pertumbuhan ekonomi, peningkatan konektivitas infrastruktur, hingga penurunan angka kemiskinan.
Dari sebelumnya sekitar 13 persen, angka kemiskinan Sumsel kini berhasil ditekan menjadi sekitar 10,15 persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





