Intip Bocoran Interior Sedan Range Rover 2026, Kabin Bak Lounge Privat Berkelas Sultan Ultra Mewah
Intip Bocoran Interior Sedan Range Rover 2026, Kabin Bak Lounge Privat Berkelas Sultan Ultra Mewah--Doc sumeks.co
SUMEKS.CO,- Rumor kehadiran sedan mewah Range Rover 2026, kian memanas dan terus menjadi perbincangan hangat di dunia otomotif global.
Jika sebelumnya sorotan tertuju pada siluet bodi dan performa mesin, kini perhatian publik bergeser ke satu aspek krusial: interior kabin.
Bocoran tak resmi yang beredar Jumat 2 Januari 2026 menyebutkan, sedan Range Rover versi rumor ini akan membawa konsep kabin super mewah yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah brand asal Inggris tersebut.
Sebagai merek yang selama ini identik dengan kemewahan SUV aristokrat, Range Rover diyakini tidak akan setengah-setengah jika benar-benar masuk ke segmen sedan premium.
BACA JUGA:Range Rover 2026 Dirumorkan Berevolusi Jadi Sedan Sultan, Performa Mesin dan Aura Mewah Jadi Sorotan
Interior sedan Range Rover 2026 dirumorkan mengusung filosofi “luxury lounge on wheels”, di mana kabin bukan sekadar ruang berkendara, melainkan area privat layaknya jet pribadi.
Dari bocoran visual konseptual yang beredar, desain dashboard tampil minimalis namun sarat teknologi.

Tangkapan layar bocoran desain Sedan Sultan Range Rover 2026--doc sumeks.co
Panel instrumen didominasi layar digital berukuran besar dengan resolusi tinggi, membentang mulus tanpa banyak tombol fisik.
Sistem infotainment generasi terbaru disebut akan mengusung antarmuka cerdas berbasis AI, mampu menyesuaikan pengaturan suhu, pencahayaan, hingga hiburan sesuai kebiasaan penggunanya.
Material interior menjadi salah satu daya tarik utama. Sedan Range Rover 2026 dirumorkan menggunakan kulit premium kelas atas, dikombinasikan dengan aksen kayu alami pilihan dan sentuhan logam brushed yang memberi kesan elegan namun modern.
Bahkan, beberapa spekulasi menyebutkan akan tersedia opsi material eksklusif seperti veneer kayu langka atau finishing ramah lingkungan khas Inggris, mengikuti tren luxury sustainability.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:





